Update Demo Kwitang: Komandan Brimob Dilempari Botol, Massa Merangsek Masuk Gedung Mako

Massa demo berupaya merangsek masuk ke gerbang Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat siang sekitar pukul 13.50 WIB. Demo ini merupakan lanjutan dari demo sebelumnya buntut insiden rantis Brimob melindas ojol di Pejompongan.

oleh Raynaldo Ghiffari LubabahDiperbarui 29 Agustus 2025, 15:07 WIB
Update Demo Kwitang: Komandan Brimob Dilempari Botol, Massa Merangsek Masuk Gedung

Liputan6.com, Jakarta Massa demo berupaya merangsek masuk ke gerbang Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat siang sekitar pukul 13.50 WIB. Demo ini merupakan lanjutan dari demo sebelumnya buntut insiden rantis Brimob melindas ojol di Pejompongan.

Pergerakan massa tersebut diikuti lemparan botol air mineral, petasan dan benda lainnya ke dalam markas Brimob tersebut

Awalnya, massa dapat ditahan personel TNI di sisi kiri markas. Ternyata sejumlah pengemudi ojek daring dan warga sudah berada di sisi kiri dan seberang markas.

Massa perlahan mendekat sambil meneriaki yel-yel dan sumpah serapah. Massa masuk melalui jalan kecil dari arah kawasan Cikini dan mereka bergerak maju sambil meneriaki personel Brimob yang berjaga di dalam markas komando.

Hingga pukul 14.10 WIB suara ledakan petasan dan kembang terus meletus dan diarahkan ke dalam Mako Brimob.

Sementara personel TNI masih berjaga melakukan imbauan agar demonstran tidak melakukan pelemparan.

Dansat Brimob Dilempari Botol

Massa juga melempari Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya (PMJ) Kombes Henik Maryanto dengan botol minuman setelah melakukan dialog dengan peserta aksi di sisi kiri Mako Brimob.

Kendati demikian, dia menyampaikan terima kasih kepada demonstran karena mau berdiskusi secara langsung.

"Saya dari niat yang paling tulus mengucapkan permohonan maaf, dan tadi baru selesai ibadah sholat Jumat. Kemudian, kami sholat gaib," kata Henik.

Lebih lanjut, dia memastikan sejumlah tuntutan massa dilaksanakan. Pertama, bertanggung jawab atas insiden kematian seorang pengemudi ojek online (ojol) akibat terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada Kamis (28/8) malam.

Dia mengungkapkan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri langsung menemui keluarga korban di RS Cipto Mangunkusumo segera setelah peristiwa itu terjadi.

"Kedua, untuk proses penegakan hukum, saat ini anggota kami melaksanakan proses pemeriksaan di Mabes Polri. Demi Allah, demi Rasul, saya muslim. Jadi, saat ini anggota kami sedang dalam proses pemeriksaan di Mabes Polri," ujar Henik.

Setelah melakukan pertemuan dengan peserta unjuk rasa, Dansat Brimob Polda Metro Jaya beranjak menuju Mako Brimob Kwitang, dan saat itulah botol-botol minuman dilempar oleh massa ke arah dirinya dan jajarannya.

Sementara itu, ratusan personel TNI terus melakukan pengawalan terhadap massa yang melakukan unjuk rasa di kawasan tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya