Ragam Uang Pecahan Rupiah Terbaru Ini Ternyata Cuma Hoaks, dari Rp 80 Ribu sampai Rp 11 Triliun

Kenali berbagai kumpulan hoaks uang pecahan rupiah terbaru yang kerap beredar, mulai dari pecahan Rp 80.000 hingga Rp 11 triliun, agar tidak mudah tertipu.

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiterbitkan 21 Agustus 2025, 07:00 WIB
Penelusuran klaim beredar uang pecahan baru Rp 80.000 untuk peringati HUT Kemerdekaan Indonesia

Liputan6.com, Jakarta- Maraknya informasi di era digital seringkali diiringi dengan penyebaran berita palsu atau hoaks, termasuk mengenai uang pecahan Rupiah. Berbagai klaim tentang penerbitan uang baru dengan nominal tak lazim atau gambar yang tidak sesuai, seringkali membuat masyarakat bingung dan resah. Bank Indonesia (BI) dan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) secara konsisten memberikan klarifikasi untuk meluruskan informasi yang salah ini.

Penyebaran hoaks pecahan rupiah terbaru tidak hanya merugikan masyarakat secara informasi, tetapi juga berpotensi menimbulkan keresahan ekonomi. Sehingga informasi bohong tersebut harus diwaspadai.

Penting bagi setiap individu untuk selalu memverifikasi setiap informasi yang diterima, terutama yang berkaitan dengan alat pembayaran resmi negara. Sumber resmi seperti situs web Bank Indonesia atau kanal berita terverifikasi seperti Cek Fakta Liputan6.com adalah tempat terbaik untuk mencari kebenaran.

Artikel ini akan mengulas kumpulan hoaks uang baru yang telah dibantah oleh Cek Fakta Liputan6.com, lengkap dengan fakta sebenarnya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap informasi palsu dan memastikan pemahaman yang benar mengenai uang Rupiah yang sah.

Hoaks Uang Baru Pecahan Rp 80.000

Informasi mengenai penerbitan uang baru pecahan Rp 80.000 sempat menghebohkan publik. Klaim ini menyebutkan bahwa uang tersebut akan diterbitkan sebagai edisi peringatan 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 2025. Desain yang beredar menampilkan gambar Presiden Pertama Indonesia Sukarno, bendera merah putih, peta Indonesia, Garuda Pancasila, dan tulisan angka 80 NKRI.

Bank Indonesia (BI) melalui akun Instagram resminya @bank_indonesia telah menegaskan bahwa kabar tersebut adalah hoaks. BI membantah adanya rencana penerbitan uang Rupiah baru pada tahun 2025, termasuk pecahan Rp 80.000. Uang Rupiah Peringatan Kemerdekaan (UPK) terakhir yang diterbitkan oleh BI adalah pada peringatan 75 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu pada tahun 2020, dengan pecahan Rp 75.000.

Hingga saat ini, uang Rupiah pecahan terbaru yang resmi beredar dan sah digunakan sebagai alat pembayaran adalah uang Rupiah tahun emisi 2022. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak berasal dari sumber resmi Bank Indonesia.

Hoaks Uang Baru Pecahan Rp 250.000

Klaim mengenai uang baru pecahan Rp 250.000 juga sempat viral di media sosial. Postingan yang beredar menunjukkan gambar uang dengan dominasi warna merah dan putih, bertuliskan 'Bank Republik Nusantara'. Desain uang tersebut menampilkan gambar seorang pria pada satu sisi dan candi pada sisi lainnya, serta tertera angka tahun 2025.

Cek Fakta Liputan6.com telah menelusuri klaim ini dan menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar. Head of Corporate Secretary Peruri, Adi Sunardi, menjelaskan bahwa uang Rupiah resmi pasti bertuliskan 'Bank Indonesia' sebagai pihak resmi yang mengeluarkan uang Rupiah, bukan 'Bank Republik Nusantara'.

Pernyataan ini kembali menegaskan bahwa uang Rupiah pecahan terbaru yang sah beredar hingga saat ini adalah Tahun Emisi 2022. Masyarakat harus selalu memeriksa keaslian informasi dan merujuk pada otoritas yang berwenang dalam hal penerbitan uang.

Hoaks Uang Pecahan Rp 100 Bergambar Jokowi

Foto uang kertas pecahan Rp 100 bergambar Presiden ke-7 RI Jokowi juga pernah beredar di media sosial. Foto tersebut menampilkan gambar Jokowi setengah badan mengenakan jas, dengan tulisan 'Bank Indonesia' dan pecahan Rp 100. Klaim ini kemudian dikaitkan dengan peluncuran uang baru bergambar Jokowi untuk menggantikan uang pecahan Rp 100 ribu.

Informasi ini merupakan bagian dari deretan hoaks tampilan uang Rupiah baru yang sering muncul. Cek Fakta Liputan6.com telah mengonfirmasi bahwa klaim tersebut tidak benar. Tidak ada rencana penerbitan uang pecahan Rp 100 dengan gambar Presiden Jokowi.

Hoaks Uang Baru Pecahan Rp 200.000

Selain pecahan Rp 80.000 dan Rp 250.000, hoaks mengenai uang baru pecahan Rp 200.000 juga pernah menyebar. Foto yang beredar menunjukkan uang berwarna dasar putih dengan gambar deretan kuda berwarna emas dan ornamen ungu. Informasi ini juga termasuk dalam kategori hoaks tampilan pecahan Rupiah baru.

Hoaks semacam ini kerap beredar di media sosial dan seringkali terlihat meyakinkan, sehingga mudah membuat masyarakat percaya. Penting untuk diketahui bahwa Bank Indonesia tidak pernah mengumumkan penerbitan uang pecahan Rp 200.000. Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Hoaks Uang Baru Nominal 1.0

Video yang mengklaim Bank Indonesia mengeluarkan mata uang baru dengan nominal 1.0 juga pernah menjadi perbincangan. Video tersebut menunjukkan gambar uang yang diklaim sebagai uang baru dari BI. Namun, hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak benar.

Gambar uang dalam video tersebut sebenarnya merupakan uang dalam rangka uji cetak di Perum Peruri. Uang tersebut hanya untuk kepentingan internal Peruri dan bukan merupakan mata uang resmi yang akan diedarkan kepada masyarakat. Hal ini menunjukkan pentingnya memahami konteks dan tujuan dari sebuah gambar atau video yang beredar.

Hoaks Uang Logam Pecahan Rp 11 Triliun

Salah satu hoaks yang paling fantastis adalah klaim uang logam pecahan Rp 11 triliun. Foto uang logam berwarna perak dengan tulisan 'Bank Indonesia 11 TRILIUN RUPIAH' pernah disebarkan di media sosial. Klaim ini tentu saja sangat tidak masuk akal mengingat nominalnya yang sangat besar untuk sebuah uang logam.

Cek Fakta Liputan6.com telah mengategorikan klaim ini sebagai hoaks. Tidak ada uang logam dengan nominal Rp 11 triliun yang pernah diterbitkan oleh Bank Indonesia. Hoaks ini menjadi contoh bagaimana informasi yang tidak berdasar dapat disebarkan dan memicu kebingungan di masyarakat.

Hoaks Uang Kertas Baru Bergambar Sri Mulyani

Terakhir, beredar pula postingan di media sosial yang mengklaim Bank Indonesia akan mengeluarkan pecahan uang kertas baru bergambar Menteri Keuangan Sri Mulyani. Klaim ini juga telah dibantah melalui penelusuran tim Cek Fakta Liputan6.com.

Bank Indonesia memiliki prosedur dan kriteria yang ketat dalam menentukan desain dan gambar pada uang Rupiah, dan tidak sembarang tokoh dapat dicantumkan. Informasi mengenai penerbitan uang baru selalu diumumkan secara resmi melalui saluran komunikasi Bank Indonesia. Oleh karena itu, klaim ini adalah hoaks yang tidak berdasar.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya