Ada Revitalisasi JPO di Jalan Otista Jaktim, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Jakarta Timur, buntut pekerjaan revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di area tersebut.

oleh Nasrul FaizDiperbarui 12 Agustus 2025, 20:18 WIB
Petugas Sudin Bina Marga Jakarta Timur memperbaiki jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Jatinegara, Rabu (9/2/2022). Perbaikan JPO itu tindak lanjut pasca insiden tertimpa pohon tumbang pada November tahun lalu akibat cuaca ekstrem. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Jakarta Timur, buntut pekerjaan revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di area tersebut.

"Sehubungan adanya revitalisasi JPO Halte Transjakarta Gelanggang Remaja yang berlangsung hingga 15 Desember 2025, Dinas Perhubungan menerapkan rekayasa lalu lintas," ujar Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo di Jakarta, Selasa (12/8/2025).

Rekayasa lalu lintas di Jalan Otista tersebut diberlakukan sesuai tahapan pekerjaan untuk menunjang proses revitalisasi JPO.

"Selama pekerjaan berlangsung, pengguna fasilitas JPO Transjakarta Gelanggang Remaja akan dialihkan menggunakan fasilitas penyeberangan zebra cross dengan dilengkapi lampu isyarat penyeberang jalan (pelican crossing)," jelas Syafrin.

Berikut rekayasa lalu lintas sesuai tahapan pekerjaan revitalisasi JPO Halte Gelanggang Remaja:

1. Pekerjaan ramp sisi barat

- Periode 20 Juli-15 Desember 2025.

- Pemasangan shoring di area trotoar, tidak menggunakan badan jalan.

- Lalu lintas dari Kampung Melayu menuju Cawang dan sebaliknya normal sesuai kondisi eksisting.

 

Pekerjaan Ramp

Closed Circuit Television (CCTV) terpasang di jembatan penyeberangan orang (JPO) Jalan Otista, Jakarta, Kamis (14/9). Ditlantas Polda Metro berencana menerapkan sistem tilang bagi pelanggaran lalu lintas menggunakan CCTV. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

2. Pekerjaan ramp sisi timur

- Periode 10 Agustus-15 Desember 2025.

- Pemasangan shoring di Jalur Transjakarta sisi timur, sehingga Transjakarta dari Kampung Melayu menuju Cawang mix traffic sepanjang area pekerjaan (6-26 September 2025).

- Lalu lintas dari arah Cawang menuju Kampung Melayu normal sesuai kondisi eksisting.

3. Pekerjaan gelagar JPO

- Periode 4 Oktober-21 November 2025.

- Lalu lintas dari arah Kampung Melayu menuju Cawang dan sebaliknya normal sesuai kondisi eksisting.

 

Imbauan untuk Pengguna Jalan

Syafrin pun mengimbau para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan menyesuaikan dengan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan.

"Perhatikan rekayasa lalu lintas yang berlaku, tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan," ucap Syafrin.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya