BEI Buka Kode Domisili pada September dan Luncurkan ETF Emas November 2025

Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan peluncuran kode domisili dan produk Exchange Traded Fund (ETF) berbasis emas pada tahun ini.

oleh Gagas Yoga PratomoDiterbitkan 11 Agustus 2025, 18:10 WIB
Pekerja beraktivitas di BEI, Jakarta, Selasa (4/4). Sebelumnya, Indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level 5.600 pada penutupan perdagangan pertama bulan ini, Senin (3/4/2017). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan peluncuran kode domisili dan produk Exchange Traded Fund (ETF) berbasis emas pada tahun ini. Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menyampaikan bahwa kode domisil diharapkan dapat terealisasi pada September 2025.

"Kalau nanya kapan, Pak Jeffrey (Direktur Pengembangan BEI) yang bisa jawab, Tapi saya kasih target saja, di September 2025. Di September 2025 insyaallah," ujar Iman dalam konferensi pers, Senin (11/8/2025).

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan, Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK) Inarno Djajadi menjelaskan BEI telah menyampaikan kepada OJK rencana pembukaan kode domisili dalam rangka peningkatan likuiditas perdagangan. Terkait hal ini OJK juga telah menyetujui dan mendukung inisiatif tersebut.

“OJK telah menyetujui dan senantiasa mendukung inisiatif penyempurnaan mekanisme perdagangan dan tetap melakukan review secara berkala atas efektivitas implementasi kebijakan tersebut untuk menjaga pasar yang teratur, wajar, dan efisien. Adapun untuk implementasinya, tentunya menunggu kesiapan dari Bursa,” ujar Inarno dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (1/8/2025).

Inarno mengatakan penyempurnaan ini akan dilakukan dengan mendistribusikan data kode domisili berikut dengan aktivitas transaksi pada akhir sesi (Sesi 1 dan sesi akhir perdagangan). 

 

 

 

ETF Emas

Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019). Pada penutupan IHSG 2019 ditutup melemah cukup signifikan 29,78 (0,47%) ke posisi 6.194.50. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sementara itu, untuk ETF emas, BEI membidik peluncuran pada kuartal keempat tahun ini. Iman menjelaskan prosesnya masih menunggu rampungnya rancangan peraturan OJK (RPOJK) yang berjalan paralel dengan persiapan peluncuran.

 "Yang kedua terkait dengan ETF Emas. ETF Emas yang tadi telah disampaikan target kita. Insyaallah November, akhir tahun ini kita bisa launching, tergantung RPOJK tadi. Kita masih menunggu RPOJK kita juga paralel kita juga lakukan sehingga target kita mungkin November atau Desember ini kita bisa launching ETF Emas di kuartal 4," jelasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya