Honda Siapkan Teknologi Kopling Otomatis Terjangkau

Honda Motorcycle and Scooter India (HMSI) berencana menghadirkan teknologi kopling otomatis yang lebih terjangkau untuk motor entry-level di India.

oleh Muhamad RidwanDiterbitkan 07 Agustus 2025, 13:08 WIB
Kopling Otomatis Honda (Honda)

Liputan6.com, Jakarta - Honda Motorcycle and Scooter India (HMSI) tengah menjajaki kemungkinan membawa teknologi kopling otomatis ke pasar motor di India. Namun, alih-alih langsung menghadirkan E-Clutch seperti yang ada pada motor-motor gede mereka, Honda mempertimbangkan versi yang lebih terjangkau dan sesuai dengan karakter pasar India yang sensitif terhadap harga.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Tsutsumu Otani, Managing Director sekaligus Presiden & CEO HMSI, dalam peluncuran Honda Shine 100 DX dan CB125 Hornet beberapa waktu lalu.

Teknologi E-Clutch sendiri merupakan inovasi yang memungkinkan pengendara berpindah gigi tanpa menarik tuas kopling, bahkan saat berhenti total atau mulai melaju dari diam.

Meskipun demikian, pengendara tetap harus mengoperasikan gigi secara manual. Teknologi ini sudah digunakan di motor Honda CBR650 dan CBR650R yang dipasarkan di India.

“Teknologi ini memang belum cocok untuk motor-motor entry-level di India karena harganya yang masih tinggi. Tapi, kami sedang mempertimbangkan alternatif dengan kenyamanan serupa namun lebih terjangkau,” jelas Otani.

Menjadi Tren Baru

Sistem kopling otomatis seperti E-Clutch menjadi tren baru di dunia otomotif roda dua, di mana berbagai produsen motor berlomba menciptakan pengalaman berkendara yang lebih mudah dan praktis, terutama di lalu lintas padat.

Honda sendiri sudah lebih dulu punya teknologi Dual Clutch Transmission (DCT) penuh otomatis di beberapa model globalnya. Namun berbeda dengan DCT, E-Clutch menawarkan keseimbangan antara kemudahan dan kontrol manual yang masih disukai sebagian pengendara.

Saat ini, belum ada motor rakitan lokal di India yang menggunakan gearbox otomatis atau sistem kopling otomatis. Jika Honda berhasil mengembangkan teknologi sejenis yang lebih ekonomis, langkah ini bisa jadi terobosan penting untuk segmen motor harian di negara tersebut dan bukan tidak mungkin menjadi inspirasi untuk pasar di negara berkembang lainnya seperti Indonesia.

 

Infografis Otomotif

Infografis Otomotif

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya