Cari Korban Hilang Kapal Tunu Pratama Jaya, JRP Bekali Tim Penyelam Perlindungan Jiwa

Asuransi diberikan hadir untuk memberikan ketenangan pikiran bagi para penyelam dan keluarga mereka.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiperbarui 10 Juli 2025, 20:14 WIB
PT Jasaraharja Putera (JRP Insurance) secara simbolis menyerahkan komitmen perlindungan asuransi kecelakaan diri kepada tim penyelam yang bertugas dalam operasi pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya pada 7 Juli 2025 (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - PT Jasaraharja Putera (JRP Insurance) secara simbolis menyerahkan komitmen perlindungan asuransi kecelakaan diri kepada tim penyelam yang bertugas dalam operasi pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya pada 7 Juli 2025.

Menurut Direktur Utama PT Jasaraharja Putera, Abdul Haris, perlindungan diberikan merupakan bentuk apresiasi pihaknya atas terhadap keberanian dan pengorbanan para pahlawan kemanusiaan yang berjuang di tengah risiko tinggi.

"Kami menyadari betul risiko besar yang dihadapi oleh para penyelam dalam menjalankan tugas mulia ini," ujar Abdul Haris, dalam keterangan diterima, Kamis (10/7/2025).

Abdul menyatakan, asuransi diberikan hadir untuk memberikan ketenangan pikiran bagi para penyelam dan keluarga mereka.

"Ini adalah komitmen kami untuk memastikan bahwa pahlawan kita terlindungi saat menjalankan misi kemanusiaan," tutur dia.

Dia merinci, komitmen perlindungan asuransi kecelakaan diri yang didapatkan para penyelam mencakup manfaat penting, yaitu santunan meninggal dunia, Rp 100 juta, perlindungan cacat tetap maksimal Rp 100 juta dan biaya perawatan Rp 20 juta.

"Manfaat ini diharapkan dapat memberikan jaring pengaman finansial bagi para penyelam dan keluarga jika terjadi hal yang tidak diinginkan selama proses pencarian," yakin Abdul.

Menerima secara simbolis, Perwakilan Basarnas dan Wakil Menteri Perhubungan RI menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian JRP Insurance.

"Perlindungan ini sangat berarti bagi kami. Hal ini menunjukkan bahwa ada dukungan dan perhatian dari berbagai pihak terhadap keselamatan personel di lapangan. Ini akan memotivasi tim untuk terus bekerja dengan dedikasi penuh," kata Perwakilan Basarnas.

 

Tenggelam

Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya rute Ketapang Banyuwangi menuju Gilimanuk dilaporkan tenggelam di Selat Bali, sekitar 25 menit setelah lepas jangkar, pukul 22.56 WIB, Rabu 2 Juli 2025.

"Kejadian ini terlihat oleh petugas jaga syahbandar kemudian dilaporkan kepada Basarnas dan instansi terkait lainnya," ujar Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit selaku SAR Mission Coordinator dalam operasi SAR, Kamis (3/7/2025).

Menurut informasi sementara yang berhasil dihimpun, data manifes kapal berjumlah 53 orang penumpang dan 12 orang kru kapal. Kapal yang diperkirakan tenggelam pukul 23.20 WIB ini juga memuat 22 kendaraan di antaranya 14 truk tronton.

Pemerintah telah menetapkan 5 Destinasi Super Prioritas, antara lain Borobudur, Likupang, Danau Toba, Mandalika, dan Labuan Bajo. (Dok: Tim Grafis/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya