One Big Beautiful Bill Act, 90% Wajib Pajak Bisa Nikmati

One Big Beautiful Bill Act memberikan keringanan pajak baru bagi mayoritas warga AS, termasuk potongan untuk sumbangan amal dan penghasilan dari tip dan lembur.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 04 Juli 2025, 13:15 WIB
Presiden AS Donald Trump saat keluar dari Air Force One, yang mendarat di bandara Schiphol, Amsterdam, untuk menghadiri pertemuan puncak NATO di Den Haag, pada 24 Juni 2025. (Brendan Smialowski/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Kongres Amerika Serikat (AS) resmi meloloskan RUU anggaran besar besutan Presiden Donald Trump, dijuluki “One Big Beautiful Bill Act”. RUU ini menjanjikan pemotongan pajak luas bagi jutaan warga Amerika.

RUU ini diklaim sebagai kelanjutan dan perluasan dari Tax Cuts and Jobs Act 2017, serta membawa sejumlah kebijakan fiskal baru.

Dikutip dari CNBC, Jumat (4/7/2025), salah satu sorotan utama dari RUU ini adalah keringanan pajak baru senilai hingga USD 2.000 bagi para pembayar pajak, yang dirancang agar dapat dinikmati oleh sekitar 90% pelapor, termasuk mereka yang sebelumnya tidak memenuhi syarat untuk pengurangan tertentu.

Potongan untuk Donasi Amal Kini Bisa Dirasakan Lebih Banyak Orang

Selama ini, pengurangan pajak atas sumbangan amal hanya bisa diakses oleh mereka yang melakukan perincian pengurangan pajak (itemized deduction), yang jumlahnya relatif kecil. Berdasarkan data, sekitar 9 dari 10 warga AS memilih menggunakan pengurangan standar, karena lebih menguntungkan secara hitung-hitungan.

Namun, lewat RUU baru ini, pembayar pajak yang tidak melakukan perincian pun tetap bisa mendapatkan keringanan untuk sumbangan amal:

  • USD 1.000 untuk pelapor pajak tunggal
  • USD 2.000 untuk pasangan suami istri yang mengajukan bersama

“Ini dapat memberikan sejumlah penghematan pajak bagi masyarakat,” kata Wakil Presiden Kebijakan Pajak Federal di Tax Foundation Erica York.

“Itu bisa menjadi sesuatu yang tidak terduga jika saat ini Anda tidak mengurangi sumbangan amal,” tambah dia.

 

Manfaat Signifikan

Konpers Presiden AS Donald Trump mengakhiri hubungan AS dan WHO. Dok: Gedung Putih

Pengurangan ini berlaku di atas garis (above-the-line), artinya dapat mengurangi pendapatan kena pajak tanpa harus mengubah status pengurangan standar.

Bagi mereka yang berada dalam kelompok pajak yang lebih tinggi, manfaatnya bisa terasa signifikan.

Contohnya:

  • Potongan USD 1.000 bernilai USD 100 bagi wajib pajak dengan tarif 10%
  • Potongan yang sama bernilai USD 350 pada tarif pajak 35%

 

Keringanan Tambahan: Tip, Lembur, dan Sumbangan Amal Lebih Mudah Diakses

RUU ini juga mencakup pemotongan baru untuk penghasilan dari tip dan lembur, yang selama ini kerap dikenai pajak penuh tanpa toleransi. Ini disebut sebagai upaya “meringankan beban kerja keras” bagi pekerja sektor jasa dan buruh berjam kerja panjang.

Namun, meski insentif baru ini lebih inklusif, IRS tetap menetapkan aturan ketat. Pengurangan sumbangan amal hanya berlaku jika:

  1. Dana disumbangkan ke organisasi yang memenuhi syarat
  2. Bukan sumbangan ke kampanye politik atau dana yang disarankan oleh donor
  3. Donasi senilai lebih dari $250 harus disertai bukti tertulis atau tanda terima resmi

IRS juga menyediakan alat pencarian daring untuk memastikan organisasi amal tersebut berstatus bebas pajak.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya