Tindak Tegas Donald Trump di Iran Dipuji Kepala NATO, Dibilang Lebih Hebat dari Presiden AS Lalu

Ini bukan pendukung yang bersemangat atau presiden AS yang menggunakan media sosial untuk memuji dirinya sendiri dengan gayanya yang biasa, dengan tulisan huruf kapital. Ini adalah Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte yang memuji Donald Trump secara langsung.

oleh Tanti YulianingsihDiterbitkan 25 Juni 2025, 10:25 WIB
Presiden AS Donald Trump saat keluar dari Air Force One, yang mendarat di bandara Schiphol, Amsterdam, untuk menghadiri pertemuan puncak NATO di Den Haag, pada 24 Juni 2025. (Brendan Smialowski/AFP)

Liputan6.com, Washington D.C - Donald Trump mengunggah pesan pribadi dari kepala NATO yang memujinya di media sosial.

Pesan itu dimulai dengan mengucapkan selamat kepada Donald Trump atas "tindakan tegasnya di Iran" dan kemudian menjadi semakin sanjungan, dengan penuh antusias menyebutkan bahwa ia hampir mencapai "sesuatu yang TIDAK bisa dilakukan oleh presiden Amerika mana pun dalam beberapa dekade terakhir."

Ini bukan pendukung yang bersemangat atau presiden yang menggunakan media sosial untuk memuji dirinya sendiri dengan gayanya yang biasa, dengan tulisan huruf kapital. Ini adalah Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte yang memuji Trump secara langsung saat ia terbang ke pertemuan puncak NATO selama dua hari di Belanda.

"Mr. President, dear Donald (Tuan Presiden, Donald yang terkasih)," demikian awal pesan Rutte seperti dikutip dari Associated Press, Rabu (25/6/2025).

Pesan itu terlihat pada tangkapan layar yang diunggah Trump di jejaring media sosialnya. "Selamat dan terima kasih atas tindakan tegas Anda di Iran, itu benar-benar luar biasa, dan sesuatu yang tidak berani dilakukan orang lain. Itu membuat kita semua lebih aman," ucap Mark Rutte selanjutnya.

Pesan yang disebut bernada menjilat itu mungkin merupakan upaya untuk menyanjung Trump menjelang pertemuan penting — jenis pujian berlebihan yang akhir-akhir ini digunakan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dalam bernegosiasi dan kemudian mengumumkan perjanjian perdagangan baru-baru ini antara Inggris dan AS yang dimaksudkan untuk meringankan tarif tinggi yang dijanjikan Trump atas barang-barang impor Inggris.

Rutte melanjutkan, "Anda terbang menuju kesuksesan besar lainnya di Den Haag malam ini. Itu tidak mudah tetapi kami telah membuat mereka semua setuju pada 5 persen!" — merujuk pada negara-negara anggota NATO lainnya yang sebagian besar telah setuju pada janji baru untuk membelanjakan 5% dari produk domestik bruto mereka untuk pertahanan, sebuah tuntutan yang telah didorong oleh presiden Republik selama berbulan-bulan.

"Donald, Anda telah membawa kita ke momen yang sangat, sangat penting bagi Amerika, Eropa, dan dunia. Anda akan mencapai sesuatu yang TIDAK bisa diselesaikan oleh presiden Amerika mana pun dalam beberapa dekade," tulis Rutte. "Eropa akan membayar dengan cara yang BESAR, sebagaimana seharusnya, dan ini akan menjadi kemenangan Anda. Selamat dalam perjalanan dan sampai jumpa di makan malam Yang Mulia!"

 

 

 

Konfirmasi NATO

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte. (AP/Peter Dejong)

NATO mengonfirmasi bahwa pesan tersebut berasal dari Rutte dan dikirim pada hari Selasa (24/6). NATO menolak memberikan keterangan lebih rinci, seperti platform apa yang digunakan sekretaris jenderal untuk mengirim pesan tersebut.

Dari gaya font dan ikon layar yang ada dalam unggahan Trump, pesan tersebut bisa jadi adalah aplikasi pesan terenkripsi Signal, yang komunikasinya dapat diatur untuk dihapus secara otomatis, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang potensi kesulitan menyimpannya sebagai catatan resmi sebagai bagian dari arsip kepresidenan.

Sebagai informasi, Signal menjadi pusat skandal di mana Menteri Pertahanan Pete Hegseth dituduh menggunakan aplikasi tersebut, yang tidak disetujui dan tidak aman, untuk membagikan materi rahasia tentang serangan udara AS yang akan datang pada bulan Maret terhadap kelompok pemberontak Houthi di Yaman.

Kala itu, Trump dengan tegas membela Hegseth, bahkan menyatakan, "Saya tidak tahu apa itu Signal. Saya tidak peduli apa itu Signal." Namun, ia juga mengatakan, "Terus terang saya akan memberi tahu orang-orang ini untuk tidak menggunakan Signal." Gedung Putih mengatakan pada hari Selasa bahwa pesan itu asli dan dikirimkan kepada Trump melalui staf di perangkat pemerintah — tetapi tidak mengatakan apakah pesan itu dikirim melalui Signal atau aplikasi pengiriman pesan lainnya.

 

 

Bukan Pesan Pertama dari Pemimpin Dunia yang Dipublikasikan Donald Trump

Presiden AS Donald Trump. (Brendan Smialowski/AFP)

Ini bukan pertama kalinya seorang pemimpin mengirim pesan kepada Trump yang kemudian dia sebarkan ke semua orang di media sosial.

Minggu lalu, Trump mengunggah di situs media sosialnya sebuah pesan teks pribadi dari Mike Huckabee, duta besar AS untuk Israel, yang merujuk kepada Tuhan sambil menyatakan bahwa Trump mendapatkan banyak nasihat tentang kebijakan Iran tetapi "hanya ada satu suara yang penting, suara-NYA."

"Saya percaya Anda akan mendengar dari surga," tulis Huckabee, yang juga seorang pendeta Baptis "dan suara itu jauh lebih penting daripada suara saya atau suara SIAPA PUN."

 

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya