Di Gempur Rudal Iran, Warga Israel Berlindung di Stasiun Kereta Bawah Tanah

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 19 Juni 2025, 13:45 WIB
Di Gempur Rudal Iran, Warga Israel Berlindung di Stasiun Kereta Bawah Tanah
Sejumlah fasilitas umum termasuk stasiun kereta bawah tanah di Ramat Gan, dekat Tel Aviv, Israel berubah menjadi ruang perlindungan sementara di tengah serangan rudal Iran. Mereka menyebut stasiun kereta bawah tanah tersebut menjadi tempat paling aman saat ini. Diketahui, ketegangan antara Iran dan Israel terus meningkat sejak Jumat 13 Juni 2025. Ketika itu militer Israel melancarkan serangan udara terkoordinasi terhadap sejumlah lokasi strategis di Iran, termasuk fasilitas militer dan nuklir. Serangan itu kemudian dibalas oleh Iran melalui gelombang serangan rudal ke wilayah Israel. Sejak Jumat pekan lalu, Iran telah menembakkan sekitar 400 rudal ke Israel. Hingga saat ini, pemerintah Israel mencatat sedikitnya 24 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka akibat serangan Iran.
Orang-orang berlindung di stasiun kereta bawah tanah saat sirene serangan udara memperingatkan akan adanya serangan dari Iran, di Ramat Gan, dekat Tel Aviv, Israel, Rabu, 18 Juni 2025. (AP Photo/Oded Balilty)
Sejumlah fasilitas umum termasuk stasiun kereta bawah tanah di Ramat Gan, dekat Tel Aviv, Israel berubah menjadi ruang perlindungan sementara di tengah serangan rudal Iran. (AP Photo/Oded Balilty)
Mereka menyebut stasiun kereta bawah tanah tersebut menjadi tempat paling aman saat ini. (AP Photo/Oded Balilty)
Ketegangan antara Iran dan Israel terus meningkat sejak Jumat 13 Juni 2025. Ketika itu militer Israel melancarkan serangan udara terkoordinasi terhadap sejumlah lokasi strategis di Iran, termasuk fasilitas militer dan nuklir. (AP Photo/Oded Balilty)
Serangan itu kemudian dibalas oleh Iran melalui gelombang serangan rudal ke wilayah Israel. Sejak Jumat pekan lalu, Iran telah menembakkan sekitar 400 rudal ke Israel. (AP Photo/Oded Balilty)
Hingga saat ini, pemerintah Israel mencatat sedikitnya 24 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka akibat serangan Iran. (AP Photo/Oded Balilty)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya