Berkunjung ke Tembok Besar China dari Pusat Kota Beijing, Lewat Badaling atau Mutianyu?

Perhatikan kunjungan ke Tembok Besar China dengan mengikuti panduan musim terbaik yaitu pada April-Mei karena udaranya cenderung sejuk atau September-November di musim gugur.

oleh Dyah Ayu PamelaDiterbitkan 19 Juni 2025, 13:30 WIB
Foto yang diabadikan dari udara pada 30 Oktober 2020 ini menunjukkan pemandangan musim gugur di sepanjang Tembok Besar seksi Taipingzhai di Distrik Jizhou, Tianjin, China utara. (Xinhua/Ma Ping)

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai salah satu keajaiban dunia, Tembok Besar China menjadi salah satu spot wajib wisatawan yang mengunjungi Tiongkok. Berlokasi di dekat Kota Beijing, ada beberapa akses yang bisa Anda pilih untuk menuju situs warisan dunia UNESCO tersebut.

Namun sebelum itu ketahui dulu bahwa untuk menuju Tembok Besar China masih banyak wisatawan yang bingung memilih antara dua lokasi populer, yaitu Badaling dan Mutianyu. Mengutip dari laman The China Journey, Kamis (19/6/2025), akses ke Badaling yang berjarak 70 km dari Beijing sangat mudah dicapai, baik menggunakan kereta cepat, bus wisata, atau mobil pribadi.

Sementara itu, Mutianyu yang berjarak sekitar 73 km dari pusat kota, menawarkan pemandangan yang lebih indah dan suasana yang lebih tenang. Kekurangannya, akses transportasinya sedikit lebih rumit daripada melalui Badaling.

Akses dari Badaling

Badaling adalah bagian Tembok Besar yang paling ramai dan mudah diakses, cocok untuk wisatawan pemula. Dengan transportasi yang mudah, Anda dapat mencapai Badaling dalam waktu 20-30 menit menggunakan kereta cepat dari Stasiun Beijing Utara atau Qinghe.   

Transportasi Umum Menuju Badaling

Tiket-tiket ke beberapa tempat wisata populer di Cina hampir habis terjual selama liburan. Tiket untuk Tembok Besar Badaling di Beijing telah terjual habis untuk tanggal 1 dan 2 Mei. (Photo by GREG BAKER / AFP)

Selain itu, terdapat bus wisata seperti BusDa Express atau bus 877 yang menghubungkan pusat kota dengan Badaling. Namun, Badaling begitu ramai pengunjung, terutama di akhir pekan dan musim liburan sehingga disarankan untuk mengunjungi pada hari kerja. Biaya tiket masuk ke Badaling adalah sekitar 40 Yuan (setara Rp91 ribu) untuk dewasa dan 20 Yuan (Rp45 ribu) untuk pelajar, dengan jam operasional dari pukul 06.30 hingga 16.30 waktu setempat.

Via Mutianyu

Mutianyu menawarkan pemandangan pegunungan yang menakjubkan dan suasana yang lebih tenang dibandingkan Badaling. Meskipun akses transportasi umum ke Mutianyu mungkin kurang nyaman, terdapat beberapa perusahaan yang menyediakan paket tur pulang pergi dari pusat kota Beijing. Anda juga dapat menggunakan mobil pribadi untuk fleksibilitas lebih.

Di Mutianyu, Anda akan menemukan fasilitas seperti kereta gantung dan seluncuran yang memudahkan akses, terutama bagi lansia dan anak-anak. Namun, biaya tiket masuk dan fasilitas tambahan seperti kereta gantung perlu dipertimbangkan saat merencanakan kunjungan.

Musim Terbaik Kunjungan ke Tembok Besar China

Kunjungi Tembok Besar Tiongkok, Verrel tampil memesona bergaya kasual dengan padu padan kaus berkerah, sweater warna nude, long pants warna putih, dan slip on shoes warna senada dengan sweaternya. [@bramastavrl]

Mengutip dari laman China Highlights, waktu terbaik untuk mengunjungi Tembok Besar yang ada wilayah dekat Beijing adalah musim semi dan musim gugur. Saran ini terkait untuk menghindari panas dan keramaian di musim panas, serta kondisi musim dingin yang dingin.

Musim semi biasanya terjadi pada April–Mei di pegunungan Beijing, membuat cuacanya lebih sejuk atau hangat. Pemandangan tanaman hijau serta bunga-bunga membuat Tembok Besar tampak indah.

Musim gugur pada September–November adalah musim pendakian terbaik karena cuaca cerah. Pergi di waktu ini memungkinkan Anda melihat Tembok Besar yang menjulang tinggi di kejauhan. Pegunungan diselimuti warna merah, emas, kuning, dan cokelat, yang menonjolkan warna abu-abu dan pucat Tembok Besar.

Anda juga bisa mengunjungi Tembok Besar di musim panas dan musim dingin jika itu lebih cocok untuk Anda. Musim panas adalah musim puncak dan tempat-tempat populer akan ramai. Cuacanya panas dengan sinar matahari yang cerah dan sedikit hujan. Musim dingin di Tembok Besar sangat dingin, bahkan sedingin es, tetapi hampir tidak ada keramaian.

Pertimbangkan Menggunakan Tur Sehari

Lonjakan pariwisata kemungkinan besar akan meningkatkan ekonomi Tiongkok, yang sedang berjuang untuk pulih setelah negara itu tiba-tiba mengakhiri isolasi Covid yang diberlakukan sendiri akhir tahun lalu. (Photo by GREG BAKER / AFP)

Perjalanan ke Tembok Besar China mungkin akan sedikit terkendala bahasa dan ketidaknyamanan menaiki transportasi umum. Disarankan untuk memesan tur ke agen perjalanan yang sudah tersedia di aplikasi seperti Tiket.com maupun Klook.

Layanan ini biasanya sudah termasuk transfer secara privat menggunakan mobil yang lebih luas, ada pemandu berbahasa Inggris, serta layanan penjemputan satu tempat yang membuat perjalanan Anda lebih menyenangkan.

Diperlukan rata-rata waktu sekitar 2 jam untuk mencapai Tembok Besar dari pusat kota Beijing. Bahkan, destinasi ini bisa dengan mudah Dengan mengikuti tur Tembok Besar setengah hari atau satu hari saja.

Membeli paket tur juga akan menghindari Anda dari kemacetan lalu lintas dan antrean di gerbang tiket. Selain itu pilihan lainnya adalah menginap di hotel untuk satu malam di dekat Tembok Besar China sangat direkomendasikan, karena akan memudahkan Anda menuju lokasi. 

Infografis wisata, lima Kapal-kapal Pesiar Terkenal di Dunia. (Dok: Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya