Liputan6.com, Jakarta - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) merampungkan pengiriman 992 buah produk beton pracetak (precast) jenis Half Slab untuk proyek pembangunan Kantor Gubernur Papua Selatan di Merauke.
Proyek ini dimiliki oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan pengiriman dilakukan sejak Mei 2025.
Advertisement
Produk Half Slab diproduksi di Precast Plant WSBP Prambon, Jawa Timur, dan dikirim ke Merauke melalui jalur laut. Produk tersebut digunakan sebagai elemen struktur lantai antar tingkat, yang kemudian dilapisi beton cor di tempat (cast in-situ) untuk membentuk lantai utuh.
"Partisipasi WSBP sebagai penyedia produk dalam proyek ini mencerminkan kepercayaan terhadap kompetensi kami dalam menyediakan solusi Beton Precast yang berkualitas dan andal. Kami bangga dapat menjangkau hingga ke wilayah timur Indonesia dan turut berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur pemerintahan yang menjadi fondasi penting bagi Provinsi Papua Selatan," ujar Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/6/2025)
Menurut Fandy, penggunaan Half Slab mempercepat proses konstruksi, mengurangi kebutuhan bekisting, serta menjaga kualitas dan ketepatan dimensi lantai karena diproduksi di pabrik dengan proses yang terkontrol.
Perluas Jangkauan Pasar
Keberhasilan pengiriman ini, lanjut Fandy, tidak lepas dari sistem produksi dan distribusi terintegrasi serta dukungan jaringan Precast Plant dan Batching Plant WSBP yang tersebar strategis di berbagai wilayah.
“WSBP mampu mendistribusikan produk secara cepat dan efisien hingga ke daerah terpencil, menjadikan kami mitra terpercaya dalam pembangunan infrastruktur nasional,” tambahnya.
Selain proyek Kantor Gubernur Papua Selatan, WSBP juga menyuplai produk beton pracetak untuk proyek lainnya di Papua, antara lain Spun Pile untuk Sorong Modern City Mall dan Square Pile untuk Kantor Majelis Rakyat Papua Selatan (MRP).
WSBP terus memperluas jangkauan pasar dengan menjalin komunikasi aktif dengan para pemangku kepentingan guna mengamankan peluang proyek baru di berbagai daerah. Komitmen ini sejalan dengan upaya perusahaan dalam memperluas portofolio bisnis dan mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur nasional dari barat hingga timur Indonesia.