Liputan6.com, Sebulu Perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kecamatan Sebulu untuk dikerjakan. Pasalnya, hal tersebut dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan akses transportasi yang layak guna menunjang aktivitas sehari-hari.
Camat Sebulu, Edy Fachrudin menyebut, usulan pembangunan jalan rusak di hampir seluruh desa menjadi aspirasi yang banyak diminta masyarakat. Ia mengatakan, hal itu membutuhkan penanganan secepatnya.
Advertisement
“Lupa saya untuk jumlah kilometernya, tapi kurang lebih ada hampir 80 kegiatan, baik itu drainase, jalan, parit-parit, maupun pengurukan,” sebutnya.
Edy menjelaskan, meski belum semua usulan terealisasi karena keterbatasan anggaran, pihaknya terus mengawal setiap program pembangunan yang masuk melalui musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat desa dan kecamatan.
“Infrastruktur jalan sangat penting karena berkaitan langsung dengan aksesibilitas warga, terutama anak-anak ke sekolah. Kalau jalan rusak, anak-anak tidak bisa lewat dengan aman,” jelasnya.
Edy juga mengungkapkan, kerusakan jalan berdampak pada sektor ekonomi. Menrutnya, banyak warga yang mengandalkan hasil pertanian dan perkebunan sebagai sumber penghasilan, namun distribusi hasil panen kerap terkendala akibat kondisi jalan tidak memadai.
"Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur di Sebulu bukan hanya soal perbaikan fisik, tetapi juga bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
Sektor Pendidikan Jadi Perhatian
Edy mengatakan, selain sektor jalan, pendidikan juga menjadi perhatian pihaknya. Ia menyebut, telah menerima informasi dari Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar mengenai rencana penambahan ruang kelas di beberapa sekolah Sebulu.
“Untuk sekolah saya belum tahu datanya secara lengkap. Tapi tadi saat pemaparan dari Ibu Kaban, ada informasi mengenai penambahan ruang-ruang kelas di Kecamatan Sebulu. Namun untuk detail kegiatannya belum ada informasi lebih lanjut,” katanya.
Sebagai informasi, pembangunan infrastruktur dasar di wilayah Sebulu merupakan bagian dari implementasi Program Dedikasi Kukar Idaman (Inovatif, Daya Saing, Mandiri).
Program tersebut merupakan visi pembangunan jangka menengah Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara di bawah kepemimpinan Bupati Edi Damansyah yang menempatkan pembangunan infrastruktur desa sebagai salah satu pilar utama.
Melalui Dedikasi Kukar Idaman, Pemkab Kukar menekankan pendekatan yang berbasis pada kebutuhan riil masyarakat desa, dengan memperkuat peran pemerintah kecamatan sebagai penghubung koordinatif antara desa dan kabupaten.
Salah satu fokusnya adalah percepatan pembangunan jalan, jembatan desa, pengairan, fasilitas pendidikan, hingga layanan dasar lainnya.
“Program ini sangat sejalan dengan yang kami perjuangkan di kecamatan. Karena dari awal, Dedikasi Kukar Idaman memang ingin menyentuh kebutuhan langsung warga di kampung dan desa,” ujar Edy.
Ia berharap ke depan sinergi pemerintah kecamatan, desa, dan kabupaten semakin solid agar pembangunan dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menyeluruh.
“Kami berharap akses infrastruktur dasar bisa terus berkembang. Ini penting, bukan hanya untuk kelancaran ekonomi warga, tapi juga mendukung sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial lainnya,” ujar Edi.
(*)