Kader PPP Jatim Tak Masalah Sosok Caketum, Asal Bawa Partai Lolos ke DPR 2029

Anggota Fraksi PPP DPRD Provinsi Jawa Timur Nurul Huda tak mempermasalahan siapa sosok yang akan memimpin partainya. Namun, harus memiliki target yang jelas dan bisa membawa partai berlambang Ka'bah ini kembali meraih kursi di DPR pada Pemilu 2029.

oleh Putu Merta Surya PutraDiterbitkan 31 Mei 2025, 16:30 WIB
Anggota Fraksi PPP DPRD Provinsi Jawa Timur Nurul Huda. (Foto: Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bakal menggelar muktamar partai pada Agustus 2025. Salah satu agendanya adalah memilih calon ketua umum, di mana sejumlah nama telah bermunculan baik dari internal partai maupun luar.

Terkait hal itu, Anggota Fraksi PPP DPRD Provinsi Jawa Timur Nurul Huda tak mempermasalahan siapa sosok yang akan memimpin partainya. Namun, harus memiliki target yang jelas dan bisa membawa partai berlambang Ka'bah ini kembali meraih kursi di DPR pada Pemilu 2029.

"Intinya siapapun yang menjadi ketua, bisa memperbaiki dan membawa PPP ke parlemen (kursi DPR RI)," kata dia dalam keterangannya, Sabtu (31/5/2025).

Huda menegaskan, PPP ini adalah partai terbuka, sehingga siapapun bisa masuk dalam bursa caketum partainya.

"PPP ini kan, partai yang terbuka. Sehingga siapapun berhak mencalonkan atau dicalonkan dalam Muktamar partai," kata dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPW PPP Jakarta Belly Bilalu

salam ikut bersuara, terkait bursa nama calon ketua umum partainya yang diramaikan sejumlah sosok eksternal. Menurut dia, hal itu menjadi sesuatu yang positif, khususnya ketika Amran Sulaiman dan Anies Baswedan menjadi perbincangan.

 

Kader PPP Jakarta Terbuka Sosok Eksternal sebagai Calon Ketum

"Sosok ketua umum mendatang harus dapat menimbulkan efek kejut positif yang dahsyat di mata masyarakat indonesia. dalam artian PPP membutuhkan tokoh ketua umum yang paket komplit," kata Belly dalam keterangan diterima, Sabtu (31/5/2025).

Belly menjelaskan, paket komplet adalah sosok religius yang dekat dengan ulama dan santri, juga diterima oleh semua kalangan juga kaum muda. Selain itu, sosoknya juha kreatif merangkul serta membuka diri kepada seluruh komponen internal eksternal PPP.

"Sosoknya juga harus kuat plus loyal secara finansial untuk mendukung program-program perjuangan yang bermanfaat di tengah-tengah masyarakat," harap dia.

Belly meyakini, bila PPP ingin kembali eksis, maka sudah sewajarnya untuk membuka diri dengan merangkul semua pihak dan menjadikan PPP menjadi partai yang lebih terbuka namun tetap berpegang teguh kepada khittoh perjuangan dan jati diri partai.

Menatap Kedepan

Senada dengan itu, Wakil Ketua DPW PPP DKI lainnya, Ichwan Zayadi mengatakan perubahan PPP adalah Sebuah keniscayaan dan hal itu berangkat atau dimulai dari perubahan sosok ketua umum PPP mendatang.

Menambahkan pandangan rekan separtainya, Dedy Kurnyawan selaku Pengurus DPW PPP Jakarta menyarankan sudah tidak perlu lagi ada perdebatan tentang Kegagalan PPP yang tersingkir dari Senayan karena tidak lolos ambang batas diterapkan. Dia mengajak, semua pihak bisa bersama membawa PPP menjadi lebih baik di masa mendatang.

"Yang terpenting saat ini adalah menatap kedepan untuk kembali merebut suara rakyat, Oleh Karena itu maka Fokusnya adalah mencari Pemimpin yang punya Figur Kuat juga Amunisi yg Kuat untuk Menyongsong PEMILU Tahun 2029," dia menandasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya