Pengakuan Wartawan di Vatikan Soal Paus Leo XIV: Dia Sosok Bijaksana

Christopher Lamb adalah koresponden CNN yang selama ini bertugas di Vatikan. Ia mengunggap sosok Paus Leo XIV yang selama ini ia kenal.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 09 Mei 2025, 17:03 WIB
Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat terpilih sebagai pemimpin Gereja Katolik Dunia baru menggantikan Paus Fransiskus yang meninggal dunia pada 21 April 2025 lalu. Tampak dalam foto, Paus Leo XIV yang baru terpilih, Robert Prevost saat berpidato dari balkon loggia utama Basilika Santo Petrus, Vatikan, untuk pertama kalinya, pada 8 Mei 2025. (Tiziana FABI/AFP)

Liputan6.com, Vatikan - Christopher Lamb, koresponden CNN yang lama bertugas di Vatikan, membagikan kesannya tentang Paus Leo XIV yang baru saja terpilih.

Dalam komentarnya tak lama setelah Paus Leo XIV menyampaikan pernyataan perdananya di balkon Basilika Santo Petrus, Lamb menggambarkan sang Paus sebagai pribadi yang "sangat bijaksana" dan "sangat terukur."

Lamb mengisahkan bahwa ia pertama kali bertemu dengan Leo XIV saat masih menjadi kardinal, dikutip dari CNN, Jumat (9/5/2025).

Dari pertemuan itu, Lamb sudah melihat sosok yang penuh kebijaksanaan dan kehati-hatian dalam bertindak.

"Saya pikir hari ini ia tampak sangat gembira dalam beberapa hal dan sepertinya telah menerima jabatan itu," ujar Lamb.

Berdasarkan pengamatan Lamb, Paus Leo XIV menunjukkan pemikiran yang sangat matang dalam setiap kata yang diucapkannya, terutama saat memberikan pesan pertamanya kepada dunia.

Menurut Lamb, ini menjadi ciri khas yang membedakannya dari pendahulunya, Paus Fransiskus.

"Paus Fransiskus lebih banyak berbicara secara spontan," katanya.

"Sedangkan Paus Leo XIV tampaknya seseorang yang ingin mempersiapkan diri sebelum berbicara."

Meskipun penuh persiapan, Lamb menekankan bahwa setiap kata yang diucapkan Paus Leo XIV tetap memiliki dampak yang sangat kuat. Sikap bijaksana dan kehati-hatian Leo XIV diyakini akan membentuk karakteristik utama masa kepausannya yang baru saja dimulai.

Pernyataan ini memberi gambaran awal tentang arah kepemimpinan Paus Leo XIV: sebuah pontifikat yang mungkin akan ditandai dengan ketenangan, refleksi mendalam, dan komunikasi yang penuh bobot.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya