Kinerja Asuransi Jasindo Kuartal I-2025 Positif, Apa Rahasianya?

PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo), anggota holding BUMN keuangan Indonesia Financial Group (IFG), mencatat kinerja keuangan yang solid pada kuartal I tahun 2025.

oleh Ilyas Istianur PradityaDiperbarui 01 Mei 2025, 23:04 WIB
Gedung kantor PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) (dok: Jasindo)

Liputan6.com, Jakarta PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo), anggota holding BUMN keuangan Indonesia Financial Group (IFG), mencatat kinerja keuangan yang solid pada kuartal I tahun 2025. Keberhasilan Asuransi Jasindo ini menjadi bukti nyata efektivitas transformasi menyeluruh yang dilakukan sejak 2021, pasca permasalahan tata kelola di masa lalu.

Manajemen perusahaan menegaskan komitmennya terhadap prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), serta penerapan sistem manajemen risiko yang ketat.

Hal ini sekaligus menjadi langkah preventif untuk menjamin keberlanjutan bisnis dan kepercayaan publik terhadap Jasindo sebagai perusahaan asuransi nasional.

Penguatan Tata Kelola Jadi Fondasi

Setelah melalui proses transformasi internal sejak 2021, Asuransi Jasindo memperkuat struktur tata kelola dan manajemen risiko sebagai bagian dari strategi pemulihan dan pembangunan kembali kepercayaan.

Sekretaris Perusahaan Jasindo, Brellian Gema, menegaskan bahwa penguatan sistem pengendalian internal menjadi prioritas utama perusahaan.

"Manajemen Jasindo saat ini telah melakukan terobosan dalam penguatan sistem pengendalian internal guna mencegah terjadinya hal serupa di masa mendatang melalui penerapan Governance, Risk, dan Compliance (GRC) terintegrasi," ujar Brellian, kamis (1/5/2025).

Selain itu, Jasindo juga telah memperoleh sertifikasi ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti-Suap, sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga integritas dan etika bisnis.

Perusahaan secara aktif bekerja sama dengan otoritas dalam proses hukum yang menyangkut persoalan masa lalu, dan mendukung penegakan hukum yang adil dan transparan.

 

Kinerja Keuangan

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema. (Foto: Liputan6.com/Tira Santia)

Transformasi tata kelola yang konsisten berbuah manis. Di kuartal I-2025, Jasindo membukukan total hasil underwriting sebesar Rp118,60 miliar, tumbuh 72,67% dibandingkan periode yang sama pada 2024.

Peningkatan ini mencerminkan penerapan strategi underwriting yang lebih prudent dan selektif sesuai dengan profil risiko perusahaan.

Dari sisi permodalan, Risk Based Capital (RBC) Jasindo melonjak menjadi 154,92%, menunjukkan kekuatan likuiditas dan daya tahan finansial perusahaan dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Sementara itu, hasil investasi Jasindo naik 20,72% menjadi Rp60,45 miliar, berkat optimalisasi portofolio investasi yang disesuaikan dengan dinamika pasar.

“Pertumbuhan kuartal pertama ini mengindikasikan keberhasilan strategi bisnis dan penguatan manajemen risiko yang kami jalankan sejak transformasi di tahun 2021,” ungkap Brellian.

Ia juga menambahkan bahwa Jasindo terus mendorong penetrasi produk dan kolaborasi strategis sebagai pendorong pertumbuhan.

 

Produk Unggulan Tumbuh Signifikan

Asuransi Jasindo

Tak hanya mencatat kinerja finansial yang impresif, Jasindo juga berhasil meningkatkan kontribusi dari sejumlah lini produk unggulan. Lima segmen asuransi mengalami lonjakan signifikan, seiring dengan meningkatnya permintaan dan kesadaran risiko di berbagai sektor ekonomi:

  • Asuransi Engineering naik drastis sebesar 471%, didorong oleh geliat pembangunan infrastruktur nasional.
  • Asuransi Liability tumbuh 309%, mencerminkan meningkatnya kebutuhan korporasi terhadap perlindungan tanggung gugat.
  • Asuransi Energy Onshore mencatatkan pertumbuhan 56%, memperkuat posisi Jasindo di sektor energi domestik.
  • Asuransi Cargo meningkat 43%, selaras dengan perkembangan sektor logistik dan perdagangan.
  • Asuransi Kecelakaan Diri tumbuh 186%, terutama dari kanal distribusi ritel dan model kemitraan B2B2C.

Pertumbuhan di berbagai lini bisnis ini tidak hanya menunjukkan respons positif pasar terhadap produk-produk Jasindo, tetapi juga menjadi indikator bahwa perusahaan berhasil memperluas jangkauan bisnis ke berbagai segmen ekonomi nasional yang tengah berkembang.

Dengan fondasi tata kelola yang lebih kuat dan strategi bisnis yang adaptif, Asuransi Jasindo menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang substansial dan berkelanjutan. Kuartal pertama 2025 menjadi momentum penting yang memperkuat posisi Jasindo sebagai salah satu perusahaan asuransi BUMN yang sehat, terpercaya, dan berorientasi masa depan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya