Konsep Retret Gelombang Kedua Sudah Rampung, Diperkirakan Akan Diikuti 52 Kepala Daerah

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto menyampaikan rencana Retret Kepala Daerah Gelombang II. Diproyeksikan ada 52 Kepala Daerah akan mengikuti kegiatan tersebut.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 22 April 2025, 20:19 WIB
Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya menyambangi Balai Kota Jakarta. (Foto: Liputan6.com/Winda Nelfira).

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto menyampaikan rencana Retret Kepala Daerah Gelombang II. Diproyeksikan ada 52 Kepala Daerah akan mengikuti kegiatan tersebut.

“Diperkirakan akan ada 52 Kepala Daerah yang akan ikut ya, kami berikan opsi-opsinya bisa saja di Magelang atau bisa saja di tempat lain, salah satunya adalah di IPDN di Bandung," kata dia kepada wartawan di Ditjen Bina Pemerintahan Desa, Selasa (22/4/2025).

Bima mengatakan, konsep retret telah rampung, namun masih menunggu persetujuan dari Presiden, Mensesneg, sampai Mendagri.

"Retret kedua konsepnya sudah selesai Kami menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan," ujar dia.

Pun demikian soal jadwal. Bima mengatakan, pihaknya masih mencari waktu cocok, sehingga agenda retret diharapkan tak mengganggu agenda pemerintahan.

"Belum ada kepastiannya masih menunggu waktu yang pas disesuaikan dengan agenda pemerintahan," ujar dia.

Namun, Bima berharap retret kepala daerah gelombang II bisa digelar Mei 2025. "Ya mungkin di bulan Mei lah mudah-mudahan bisa di bulan Mei cukup ya baik," tandas dia.

Wamendagri Bima Arya Pastikan Retret Kepala Daerah Gelombang Kedua Digelar Usai Lebaran 2025

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (30/1/2025). (Foto: Merdeka.com/Genantan Saputra).

Sebelumnya, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya memastikan retret atau pembekalan kepala daerah terpilih gelombang kedua akan segera dilakukan usai Lebaran 2025.

Dia mengatakan lokasi retret bisa dilakukan di Akademi Militer atau Akmil Magelang, seperti retret gelombang pertama.

Namun, Wamendagri Bima Arya membuka opsi retret kepala daerah gelombang kedua digelar di tempat lain. Sebab, kata dia, jumlah kepala daerah yang mengikuti retret gelombang kedua tak sebanyak gelombang pertama.

"Oh ya ini segera. Begitu masuk ini harus secepatnya karena memang setelah lebaran. Lokasinya bisa di Magelang atau bisa di tempat lain. Ada opsi tempat-tempat lain. Tapi tentunya karena pesertanya tidak sebanyak angkatan pertama," ujar Bima Arya kepada wartawan, Rabu (2/4/2025).

Menurut dia, konsep retret kepala daerah gelombang kedua akan menyesuaikan sesuai jumlah peserta. Bima Arya menekankan retret tetap dilakukan untuk menyamakan frekuensi program prioritas pemerintah pusat.

"Konsepnya pun menyesuaikan. Tapi kita ingin tetap pembakalan itu sesegera mungkin. Karena perlu teman-teman yang belum dapat pembakalan ini juga menyamakan frekuensi tentang program-program prioritas pemerintah," kata Bima Arya.

Peserta Retret Gelombang Kedua

Adapun peserta retret gelombang kedua merupakan kepala daerah yang masih memiliki gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) saat retret gelombang pertama dilaksanakan pada Februari 2025.

Bima menuturkan, akan ada retret gelombang ketiga untuk kepala daerah yang menunggu hasil pemungutan suara ulang (PSU).

"Oh iya nanti. Setelah PSU ada (retret) lagi. Tapi kan itu di ujung karena waktunya belum pasti. Kita tuntaskan dulu yang sudah pasti selesai," jelas Bima Arya.

Infografis Rangkaian Acara Pelantikan 481 Pasangan Kepala Daerah Terpilih. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya