China Janjikan Bantuan Rp2,24 Miliar untuk Korban Gempa Myanmar

Tidak hanya bantuan pendanaan, namun China juga mengirimkan tim terkaitnya ke Myanmar.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 12 April 2025, 08:02 WIB
Jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat di Myanmar pada Jumat (28/3/2025) mencapai ribuan . (Dok. AFP)

Liputan6.com, Beijing - China menjanjikan bantuan kemanusiaan darurat sebesar 1 miliar yuan atau sekitar Rp2,24 miliar untuk Myanmar yang dilanda gempa magnitudo 7,7 pada 28 Maret 2025. Demikian menurut pernyataan Kedutaan Besar China di negara Asia Tenggara tersebut.

Gempa ini, yang merupakan salah satu yang terkuat di Myanmar dalam satu abad terakhir, menewaskan setidaknya 3.645 orang. Gempa meruntuhkan bangunan, meratakan permukiman, serta membuat banyak warga kehilangan akses terhadap makanan, air bersih, dan tempat tinggal.

Dalam pernyataan pada Kamis (10/4) seperti dikutip dari CNA, Kedutaan Besar China menyampaikan bahwa dana akan digunakan untuk menyediakan makanan, obat-obatan, dan rumah-rumah prefabrikasi yang sangat dibutuhkan. Selain itu, dana akan membiayai pengiriman tim medis, tim pencegahan wabah, serta tim ahli penilai dampak bencana.

Misi Tim China Selesai

Sementara itu 5.012 orang terluka, 210 lainnya masih dilaporkan hilang serta ribuan lainnya kehilangan tempat tinggal. (Foto oleh AFP)

China telah mengirim tim tanggap darurat, termasuk puluhan tenaga medis, ahli gempa, petugas rumah sakit lapangan, dan anjing pelacak untuk membantu Myanmar. China, yang juga mengirim lebih dari 30 tim penyelamat ke Myanmar, menyatakan akan ikut serta dalam penilaian kerugian akibat bencana dan upaya rekonstruksi.

Palang Merah China telah menyalurkan bantuan tunai sekitar 1,5 juta yuan atau sekitar Rp3,3 miliar.

Kedutaan Besar China mengonfirmasi bahwa tim pencarian dan penyelamatan China telah meninggalkan Myanmar pada 9 April setelah menyelesaikan misinya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya