Sri Mulyani Menghadap Jokowi di Istana Siang Ini, Bahas Apa?

Istana memastikan Sri Mulyani tetap bekerja dan menjalankan tugas-tugasnya. Khususnya, yang berkaitan dengan Kementerian Keuangan.

oleh Lizsa EgehamDiperbarui 02 Februari 2024, 12:20 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso saat menerima pimpinan bank umum Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/3). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani diagendakan menemui Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (2/2/2024) siang. Sri Mulyani akan melaporkan hal-hal terkait anggaran pendapatan belanja negara (APBN) tahun 2024.

"Ya betul. Pukul 14.30 WIB, Bu Menkeu diagendakan untuk diterima Bapak Presiden di Istana Merdeka, untuk melaporkan hal-hal yang terkait pelaksanaan APBN 2024," kata Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana kepada wartawan, Jumat (2/2/2024).

Dia memastikan Sri Mulyani tetap bekerja dan menjalankan tugas-tugasnya. Khususnya, yang berkaitan dengan Kementerian Keuangan.

"Bu Menkeu tetap bekerja seperti biasa menjalankan tugas-tugas untuk memimpin Kementerian Keuangan," jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah menteri ramai diperbincangkan lantaran diisukan mundur dari kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo (Jokowi). Para Menteri Jokowi dimaksud diantaranya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hingga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan tidak ada masalah dalam kabinet Indonesia Maju (KIM) yang dipimpinnya, usai mundurnya Mahfud Md dari jabatan Menko Polhukam. Menurut dia, para menteri masih fokus bekerja baik di kantor maupun kunjungan ke daerah.

"Wong kabinet biasa-biasa saja, biasa-biasa saja, enggak ada masalah. Yang kerja ya kerja, yang kunjungan ke daerah, kunjungan ke daerah," jelas Jokowi di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Jumat (2/2/2024).

"Saya pun sama, saya rapat di Jakarta dan juga di daerah, ada undangan seperti pagi hari ini Kongres ke-16 GP Ansor," sambungnya.

Dia juga membantah soal suasana di kabinet yang tak lagi nyaman jelang Pemilu 2024. Jokowi menyebut perbedaan pilihan politik merupakan hal biasa dan tak perlu dibesar-besarkan.

"Biasa saja, bahwa ada perbedaan pilihan itu demokrasi, tidak perlu dibesar-besarkan," ujar Jokowi.

Jawab Isu Mundur dari Kabinet Indonesia Maju, Sri Mulyani: Saya Bekerja

Menkeu Sri Mulyani Dampingi Presiden Jokowi Serahkan Daftar DIPA & TKD APBN 2024 Secara Digital/Istimewa.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan dirinya masih tetap bekerja di Kabinet Indonesia Maju. Hal itu menjawab pertanyaan terkait isu dirinya akan mundur dari Kabinet Indonesia Maju.

“Saya bekerja, saya bekerja,” ujar Sri Mulyani saat ditemui di Istana Negara Jakarta, setelah rapat terbatas soal ekonomi, Jumat (19/1/2024) demikian dikutip dari Kanal News Liputan6.com.

Sri Mulyani juga tidak merespons lebih jauh mengenai isu itu. Adapun hal dirinya siap mundur dari Kabinet Indonesia Maju dihembuskan oleh ekonom senior, Faisal Basri.

Ia juga tidak menanggapi kabar tidak harmonis dirinya dengan Menteri Pertahanan yang juga Calon Presiden Prabowo Subianto mengenai anggaran di Kementerian Pertahanan. Ia memilih tutup mulut dan tidak menjawab pertanyaan awak media.

Dikutip dari Antara, Sri Mulyani menghadiri dua agenda rapat di Istana Negara yaitu membahas pajak hiburan dan dana pendidikan.

Usai hadiri kedua rapat itu, Sri Mulyani yang memakai atasan berwarna merah jambu tampak keluar dari kawasan Istana Negara sekitar pukul 11.30 WIB. Ketika dihampiri awak media, Sri Mulyani menjawab singkat berbagai pertanyaan yang diajukan wartawan. Sri Mulyani bergegas memasuki mobil berpelat RI 26 yang sudah terparkir.

Sebelumnya ekonom senior Faisal Basri dalam sebuah acara diskusi di Jakarta baru-baru ini menuturkan, Sri Mulyani adalah menteri yang secara moral paling siap untuk mundur dari Kabinet Indonesia Maju.

Selain Sri Mulyani, Faisal menyampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono siap mundur. Faisal menuturkan, menteri dari kalangan teknorat siap mundur karena isu dukungan presiden dalam pemilihan presiden (Pilpres).

Infografis 3 Skenario BBM Bersubsidi ala Menkeu Sri Mulyani. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya