Liputan6.com, Manchester- Manchester United menjadi 3 tim terburuk di Liga Inggris terkait produktivitas cetak gol hingga pekan ke-20. Meski berada di peringkat ke-8 klasemen Liga Inggris, MU faktanya sudah masuk zona degradasi kalau urusan cetak gol.
Man Utd seperti diketahui hanya bisa mencetak 22 gol saja hingga pekan ke-20. Manchester United lebih banyak bobolnya alias 27 gol.
Advertisement
Menurut Optajoe, hanya Sheffield United dan Burnley yang mencetak gol lebih sedikit ketimbang MU. Kalau diurutkan, Manchester United ada di peringkat ke-18 atau zona degradasi, Burnley (19) dan Sheffield United (20).
Dua klub terakhir sudah sesuai dengan posisinya di klasemen Liga Inggris sekarang. Sedangkan posisi ke-18 dihuni oleh Luton Town, klub promosi yang ternyata mencetak satu gol lebih banyak ketimbang MU yaitu 23 gol hingga pekan ke-20. Bandingkan dengan Man City yang mencetak 45 gol, sedangkan Liverpool dan Arsenal sama-sama mencetak 43 gol.
Produktivitas gol memang menjadi masalah pelik buat MU musim ini. Pencetak gol terbanyak justru dipegang oleh Scott McTominay yang sudah mencetak 5 gol dari 17 kali tampil.
Sedangkan Marcus Rashford dan Bruno Fernandes sama-sama baru mencetak 3 gol dari 19 kali pertandingan. Selebihnya tak ada lagi pemain MU yang mencetak lebih dari 1 gol seperti Vitor Lindelof, Varane, Diogo Dalot, Casemiro, Christian Eriksen.
Rasmus Hojlund Pecah Telur di Pekan ke-19, Anthony Martial dan Marcus Rashford Mandeg
Permasalahan lini depan MU tak lain karena permainan para penyerang MU melempem. Bagaimana tidak, rekrutan anyar Rasmus Hojlund saja baru bisa mcentak gol saat MU menang dramatis 3-2 lawan Aston Villa.
Sedangkan satu gol Marcus Rashford ke gawang Nottingham Forest tak mampu membawa MU lepas dari kekalahan 1-2. Anthony Martial lebih parah dari dua nama di atas.
Buruknya Rasmus Hojlund langsung sakit di pekan ke-20 sehingga tak main saat lawan Nottingham Forest. Padahal, dia mengaku sedang bahagia.
“Saya adalah orang paling bahagia yang pernah hidup saat ini. Anda bisa melihatnya dengan selebrasi saya," ucapnya dikutip situs resmi MU.
Ten Hag Minta Investor Baru Sir Jim Ratcliffe Sabar
Manajer Manchester United (MU) Erik ten Hag tengah berada di bawah tekanan besar di pengujung tahun 2023. Juru taktik asal Belanda belum berhasil membawa MU bangkit dari catatan buruk sejak awal kampanye 2023/2024.