Penjualan Beras Premium di Kabupaten Tangerang Diserbu Warga, Harga Rp100 Ribu Dijual Rp49 Ribu

Siasati harga beras yang melambung tinggi, sebanyak 15 ton beras premium dibagikan kepada 3.200 warga di wilayah Kabupaten Tangerang. Tidak hanya beras, kebutuhan pokok lain seperti tepung terigu dan gula, juga ikut dibagikan kepada ribuan warga tersebut.

oleh Pramita Tristiawati diperbarui 15 Okt 2023, 11:00 WIB
Siasati harga beras yang melambung tinggi, sebanyak 15 ton beras premium dibagikan kepada 3.200 warga di wilayah Kabupaten Tangerang. Tidak hanya beras, kebutuhan pokok lain seperti tepung terigu dan gula, juga ikut dibagikan kepada ribuan warga tersebut.
Siasati harga beras yang melambung tinggi, sebanyak 15 ton beras premium dibagikan kepada 3.200 warga di wilayah Kabupaten Tangerang. Tidak hanya beras, kebutuhan pokok lain seperti tepung terigu dan gula, juga ikut dibagikan kepada ribuan warga tersebut.

Liputan6.com, Jakarta Siasati harga beras yang melambung tinggi, sebanyak 15 ton beras premium dibagikan kepada 3.200 warga di wilayah Kabupaten Tangerang. Tidak hanya beras, kebutuhan pokok lain seperti tepung terigu dan gula, juga ikut dibagikan kepada ribuan warga tersebut.

Seluruh item sembako yang diberikan harganya masih diatas Rp100 ribu, namun dijual kepada warga senilai Rp49 ribu. 

"Penjualan paket beras premium dengan harga terjangkau kepada masyarakat di sekitar ini kami sesuaikan untuk mendukung program pemerintah menjaga tingkat harga kebutuhan pokok, agar tingkat inflasi dapat terkendali," ungkap Presiden Direktur PT Lippo Karawaci, Tbk Ketut Budi Wijaya.

Selain membagi-bagikan sembako murah untuk 3.200 warga Kabupaten Tangerang, Ketut menambahkan, salah satu anak perusahaan, yakni Siloam International Hospital, juga melakukan bakti sosial dengan program screening penanganan awal kanker payudara yang ditargetkan dapat diikuti 1.000 lebih peserta wanita.

"Program ini kami namakan "Gerakan melawan kanker".

Kami memberikan pemeriksaan payudara kepada 1.000 wanita di lingkungan kami secara cuma-cuma atau gratis, yang juga dalam rangka HUT Kabupaten Tangerang ke-391," jelasnya.

Ketut menambahkan, pihaknya menginginkan masyarakat di sekitar area bisnis Lippo Karawaci menerima manfaat dari keberadaan Lippo Karawaci.

"Kami akan terus berusaha memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan para pemangku kepentingan di wilayah Kabupaten Tangerang," tandasnya.

Sementara, menurut PJ Bupati Tangerang, Andi Ony mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada stake holder yang melakukan langkah bazaar murah seperti ini. Selain memang solusi untuk warga yang tertekan dengan harga beras yang meningkat, juga untuk menekan inflasi daerah. 

"Seperti kita tahu, salah satu yang menjadi prioritas pemerintahan Jokowi itu kan menangani inflasi, dimana nasional itu pada September 2023, diangka 2.8 persen, Kabupaten Tangerang 1,97 persen. Ini berarti masih di bawah rata-rata nasional," ungkapnya.

Dilain pihak, DPRD Provinsi Banten mengapresiasi PT Lippo Karawaci, Tbk yang membagikan sembako murah untuk 3.200 warga Kabupaten Tangerang. Sembako murah yang dibagikan itu terdiri dari 5 kilogram beras premium, 1 kilogram tepung terigu dan 1 kilogran gula pasir, dengan harga hanya Rp 49 ribu.

"Kami sangat mengapresiasi upaya ini. Ini sangat membantu warga Kabupaten Tangerang yang kurang mampu mendapat beras premium dan beberapa sembako dengan harga murah," ujar Ketua Komisi III DPRD Provinsi Banten Muhammad Faizal.

 

 

Simak Video Pilihan Ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya