Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Menguat Lawan Dolar AS, Sentuh 14.820

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Selasa pagi menguat 0,47 persen atau 70 poin menjadi 14.820 dari sebelumnya 14.890 per dolar AS.

oleh Ilyas Istianur PradityaDiperbarui 06 Juni 2023, 10:56 WIB
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Selasa pagi menguat 0,47 persen atau 70 poin menjadi 14.820 dari sebelumnya 14.890 per dolar AS.. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Selasa pagi menguat 0,47 persen atau 70 poin menjadi 14.820 dari sebelumnya 14.890 per dolar AS.

Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra menyatakan rupiah masih berpotensi menguat terhadap dolar AS pada Selasa ini karena ekspektasi Bank Sentral AS yang jeda menaikkan suku bunga pada Juni 2023

"Data ekonomi AS yang dirilis semalam menunjukkan pertumbuhan di bawah ekspektasi pasar seperti data aktivitas sektor jasa dan pesanan pabrik. Survei CME Fed Watch Tool menunjukkan kenaikan probabilitas bahwa Bank Sentral AS akan melakukan jeda di Juni ini dari 74,75 persen menjadi 77,1 persen," ujar dia dikutip dari Antara, Selasa (6/6/2023).

Secara berkala, CME disebut mengadakan survei ke pelaku pasar mengenai probabilitas penetapan suku bunga acuan AS pada rapat moneter yang akan berlangsung. Saat ini, suku bunga tetap memiliki probabilitas lebih besar dibandingkan probabilitas kenaikan 25 bp.

Selain karena faktor di atas, persetujuan terkait penyelesaian batas utang AS mendorong pelaku pasar berani masuk ke aset berisiko. Hal ini yang juga membuat nilai tukar rupiah menguat.

"Dari dalam negeri, penurunan kenaikan inflasi yang membuat inflasi Indonesia masih di dalam target juga meningkatkan keyakinan pelaku pasar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dan ini mendukung rupiah," ungkap Aris.

 

Sentimen Pasar Asia

Pegawai menata mata uang rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (5/1/2023). Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp15.616 per dolar AS pada Kamis (5/1) sore ini. Mata uang Garuda melemah 34 poin atau minus 0,22 persen dari perdagangan sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Di sisi lain, pasar perlu mewaspadai sentimen pasar pagi ini yang tidak terlalu bullish untuk aset berisiko. Indeks saham Asia bergerak beragam dan nilai tukar regional bergerak sedikit melemah terhadap dolar AS.

"Potensi penguatan ke arah 14.850 (per dolar AS), dengan potensi pelemahan ke arah 14.950 (per dolar AS)", ucapnya.

Pada Selasa pagi, nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank menguat 0,47 persen atau 70 poin menjadi 14.820 per dolar AS dari sebelumnya 14.890 per dolar AS.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya