Perjalanan Karier Zainudin Amali, Menpora yang Memutuskan Mundur Demi Posisi Waketum PSSI

Zainudin Amali memilih meninggalkan posisinya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) usai terpilih sebagai wakil ketua umum PSSI.

oleh Marco TampubolonDiterbitkan 22 Februari 2023, 18:40 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Zainudin Amali memberikan sambutan saat acara hitung mundur 100 hari Piala Dunia U-20 2023 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (09/02/2023). Piala Dunia U-20 2023 akan berlangsung pada 20 Mei 2023 mendatang di Indonesia. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Liputan6.com, Jakarta Zainudin Amali memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Menteri Pemuda dan Olagraga (Menpora) usai terpilih menjadi wakil ketua umum (Waketum) PSSI periode 2023-2027. Niat tersebut bahkan sudah mendapatkan lampu hijau dari Presiden RI, Joko Widodo. 

Sejauh ini, belum muncul nama yang akan menggantikan Amali di Kabinet Indonesia Maju. Presiden RI, Joko Widodo masih menunggu surat pengunduran resmi dari Zainudin Amali sebelum berbicara mengenai sosok yang mengisi kekosongan di posisi Menpora. 

Sikap yang sama juga ditunjukkan oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Tampuk pimpinan di partai belambang pohon beringin itu juga terkesan  berhati-hati menanggapi keinginan mundur Menpora Zainudin Amali. Dia masih menunggu arahan dari Presiden Joko Widodo terkait calon penggantinya. Airlangga menyerahkan proses itu kepada presiden. "Hak prerogatif Pak Presiden," katanya.

Seperti diketahui, Menpora Zainudin Amali mengaku ingin fokus membenahi sepak bola Indonesia setelah mendapat amanah menjadi wakil ketua umum 1 lewat Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (16/2/2023). Amali akhirnya lolos menjadi pengurus PSSI periode 2023-2027 setelah Yunus Nusi yang meraih suara terbanyak kedua di pemilihan ulang memutuskan mundur. 

 

Usai bertemu Presiden Joko Widodo bersama pengurus PSSI lainnya, pada Senin lalu, Zainudin pun secara terbuka menyampaikan keinginannya untuk mundur dari Menpora. Dalam sesi jumpa pers yang berlangsung di Istana Kepresidenan itu, Zainudin Amali mengaku sudah mendapat restu dari Presiden Jokowi untuk memilih fokus dalam menjalankan tugasnya mengurus sepak bola nasional. 

"Tadi saya secara pribadi sudah melapor kepada presiden, dan tentu beliau sudah mengetahui saya terpilih sebagai salah satu wakil ketua umum PSSI. Dan, beliau menyerahkan kepada saya, karena kepada teman-teman saya katakan harus memilih. Dan saya sampaikan kepada bapak Presiden, saya akan fokus dan konsentrasi mengurus sepak bola. Jadi pengurus PSSI," ujar Menpora Amali. 

 

 


Profil Zainudin Amali

Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kiri), Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo (tengah) dan Menpora Zainudin Amali (kanan) usai memberikan konferensi pers tentang penegakan hukum match fixing di Media Center Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (19/2/2023). Pemerintah mempersiapkan Satgas Antimafia Bola untuk mengawal kebijakan menghadapi kejuaraan tingkat nasional dan internasional. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Zainudin Amali telah menjabat sebagai Menpora sejak Oktober 2019. Dia ditunjuk menggantikan posisi Hanif Dhakiri yang sebelumnya dipercaya sebagai pelaksana tugas setelah setelah Menpora Imam Nahrawi tersandung kasus hukum.

Lanjut Baca:

Di pentas olahraga, nama Zainudin Amali awalnya sangat jarang terdengar. Sosoknya justru lebih akrab sebagai politisi. Dia sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua DPP Partai Golkar periode 2014-2019 dan merupakan anggota DPR RI selama 4 periode. Selama menjadi wakil rakyat, Zainudin Amali sempat duduk di Komisi II DPR. Komisi ini mengurusi pemerintahan dalam negeri dan otonomi daerah, aparatur dan reformasi birokrasi, kepemiluan, serta pertahanan, hingga reforma agraria. Selain politikus, Amali juga seorang pengusaha. Sebelum terjun ke dunia politik, ia pernah memimpin sejumlah perusahaan seperti; PT Putra Mas, PT Wirabuana Dwi Jaya Persada, PT Gitrana Sendiko, PT Sura Terang Agung, PT Makmur Triagung, dan PT Supra Dinakarya.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya