Tambang Batu Bara di China Runtuh, 14 Pekerja Tewas

Insiden runtuhnya sebuah tambang batu bara di China menewaskan 14 pekerja.

oleh Benedikta Miranti T.VDiterbitkan 07 Maret 2022, 07:29 WIB
Ilustrasi Bendera China (AFP/STR)

Liputan6.com, Beijing - Empat belas pekerja yang terjebak ketika sebuah tambang batu bara di barat daya China runtuh 10 hari yang lalu telah meninggal, media melaporkan pada Minggu (6 Maret).

Sebuah operasi penyelamatan selesai Minggu siang setelah jasad para penambang dievakuasi, kata Kantor Berita Xinhua milik negara. Demikian seperti dikutip dari laman Channel News Asia, Senin (7/1/2022).

Para pekerja terjebak setelah atap lubang di tambang batu bara Sanhe Shunxun di provinsi Guizhou runtuh pada 25 Februari.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Upaya Penyelamatan

Tim penyelamat menggunakan pompa untuk mengalirkan air dari lubang bawah tanah saat operasi penyelamatan penambang yang terperangkap dalam tambang batu bara di Xiaoyi, Shanxi, China, 16 Desember 2021. Sebanyak 21 penambang terperangkap akibat banjir yang melanda Xiaoyi. (STR/CNS/AFP)

Operasi penyelamatan itu menantang karena atapnya ambruk sekitar 3 km dari pintu masuk tambang, dan area yang runtuh cukup besar.

Penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab kecelakaan sedang dilakukan.

Tambang batu bara China termasuk yang paling mematikan di dunia, lantaran sering mengalami ledakan dan kebocoran gas meskipun ada tindakan keras berulang kali.

Infografis Ayo Jadikan 2022 Tahun Terakhir Indonesia dalam Masa Pandemi Covid-19:

Infografis Ayo Jadikan 2022 Tahun Terakhir Indonesia dalam Masa Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya