Jurus Kota Madiun Hadapi Kerumunan Warga Ditengah Naiknya Kasus Covid-19

Tujuan gerakan tersebut agar seluruh masyarakat Kota Madiun memakai masker sebagai salah satu upaya pelindung diri terhadap virus

oleh Liputan6.com diperbarui 03 Feb 2022, 19:00 WIB
Ilustrasi pemakaian masker di tengah naiknya kasus positif covid-19 di Indonesia. Sumber: Unsplash

Liputan6.com, Jakarta Upaya mengantisipasi penyebaran covid-19 varian omicron terus dilakukan Pemkot Madiun Jawa Timur. BPBD Kota Madiun gencar memantau wilayah yang disinyalir rawan terjadi kerumunan.

Dalam upaya tersebut, BPBD Madiun menggerakkan mobil masker keliling di sejumlah titik lokasi rawan kerumunan. Kalaksa BPBD Kota Madiun Jariyanto mengatakan, pemberian masker kepada warga gratis.

Kegiatan tersebut, kata dia, bagian dari wujud hadirnya pemerintah dalam penanggulangan pandemi.

"Pokoknya setiap ada giat yang mengundang banyak warga, kita ada juga disana," ujar Jariyanto di Madiun, dilansir Antara, Kamis (3/2/2022).

Lebih lanjut dirinya mengatakan mobil masker gratis itu berkeliling untuk menjangkau masyarakat di pinggiran kota. Tujuannya agar seluruh masyarakat Kota Madiun memakai masker sebagai salah satu upaya pelindung diri terhadap virus.

Menurut dia, kegiatan tersebut mendapat antusias dari masyarakat setempat. Jariyanto menyebutkan, dalam sehari skeitar 10 sampai 20 dus masker dibagikan gratis kepada warga.

"Pembagian masker gratis juga dilakukan melalui gerai masker yang telah tersedia di sejumlah titik tempat umum Kota Madiun," ujar dia.

Gerai masker tersebut tersebar di lima titik Kota Madiun, di antaranya di sepanjang Jalan Pahlawan yang terdapat di depan rumah dinas Wali Kota Madiun, depan gedung Telkom, dan kawasan Taman Sumber Wangi.

Selain masker gratis, pihaknya saat ini kembali mengoptimalkan kegiatan penyemprotan disinfektan yang dilaksanakan tiap seminggu kali. Dalam sekali penyemprotan, ada 2.000 liter disinfektan yang disiapkan.

Seperti diketahui, kasus COVID-19 di Kota Madiun hingga Rabu (2/2/2022) mencapai 7.318 orang. Dari jumlah itu, 6.794 orang dinyatakan sembuh, empat orang dalam perawatan, sembilan orang menjalani isolasi terpadu, dan 511 orang meninggal dunia.

"Mudah-mudahan masyarakat Kota Madiun aman dari COVID-19 dan semuanya sehat, amin," katanya.

Saksikan video pilihan berikut ini

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya