Liputan6.com, Jakarta Jelang akhir tahun 2021, harga emas Antam atau PT Aneka Tambang bergeliat naik. Harga emas Antam dijual lebih mahal Rp 5.000 per gram menjadi Rp 938 ribu per gram.
Demikian pula harga emas Antam buyback naik Rp 5.000 menjadi Rp 833 ribu per gram. Perlu tahu, harga buyback menjadi patokan bagi masyarakat bila ingin menjual kembali emasnya ke Antam.
Advertisement
Dipantau dari logammulia.com, Jumat (31/12/2021), hingga pukul 08.22 WIB, berbagai ukuran emas Antam masih tersedia. Antam saat ini menjual emas berukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Antam selama ini menjual emas batangan. Namun, BUMN ini juga menyediakan emas dalam jenis lain, seperti batik, koin dinar, dirham hingga perak dan lainnya.
Adapun harga emas Antam bercorak batik ukuran 10 gram ditetapkan Rp 9.73.000. Sementara ukuran 20 gram dijual Rp 18.820.000. Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen.
Namun jika bisa menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).
Berikut daftar harga emas Antam:
* Pecahan 0,5 gram Rp 519.000
* Pecahan 1 gram Rp 938.000
* Pecahan 2 gram Rp 1.816.000
* Pecahan 3 gram Rp 2.699.000
* Pecahan 5 gram Rp 4.465.000
* Pecahan 10 gram Rp 8.875.000
* Pecahan 25 gram Rp 22.062.000
* Pecahan 50 gram Rp 44.045.000
* Pecahan 100 gram Rp 88.012.000
* Pecahan 250 gram Rp 219.765.000
* Pecahan 500 gram Rp 439.320.000
* Pecahan 1.000 gram Rp 878.600.000
* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Harga Emas Dunia
Harga emas dan perak menguat usai pedagang mengambil peluang penurunan harga dan melakukan beberapa bargain hunting.
Melansir laman Kitco, Jumat (31/12/2021), harga emas dunia untuk perdagangan Februari naik USD 8,10 menjadi USD 1.813,90 dan perak naik USD 0,222 menjadi USD 23,08 per ounce untuk perdagangan Maret.
Pasar saham global sebagian besar menguat. Indeks saham AS sedikit lebih tinggi pada tengah hari, dan berada pada atau mendekati rekor tertingginya.
Penghindaran risiko tidak terlalu tajam terlihat pada akhir pekan ini, tetapi juga selera risiko. AS baru saja mencatat jumlah kasus Covid tertinggi yang pernah ada saat varian Omicron masuk.
Namun, pasar melihat Covid sebagai hal serius tetapi dapat dikelola, mengingat vaksin dan obat lain untuk memerangi virus sudah ada.
Masalah lain yang dipantau para pedagang dan investor termasuk tindakan keras China terhadap demokrasi di Taiwan dan penumpukan pasukan Rusia di perbatasan Ukraina. Kedua situasi dapat dengan cepat meningkat menjadi krisis geopolitik besar.