PGN Kejar Selesaikan Tugas Pembangunan Jaringan Gas dari Pemerintah

Sampai Oktober 2020, realisasi pembangunan jargas di 23 kabupaten dan kota telah mencapai 90 persen dari 127.384 SR.

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiperbarui 12 November 2020, 15:02 WIB
embangunan pipa gas bumi Muara Karang- Muara Bekasi ibertujuan meningkatkan pemanfaatan atau penggunaan gas bumi nasional,

Liputan6.com, Jakarta

Saksikan video di bawah ini:

Sinergi

Warga memasak menggunakan jaringan gas PGN rumah tangga di Rusunawa Griya Tipar Cakung, Jakarta, Kamis (28/11/2019). Pembangunan infrastruktur jaringan gas bumi untuk rumah tangga dan industri kecil untuk meningkatkan pemanfaatan gas domestik serta menekan penggunaan LPG. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Dalam pelaksanaan pembangunan jargas ini, PGN tentunya juga bersinergi dengan Holding Pertamina agar pemenuhan kebutuhan untuk pembangunan infrastruktur dan layanan dapat terpenuhi dengan baik di sisi hilir maupun hulu.
 
Termasuk dalam hal koordinasi untuk mitigasi risiko maupun kendala, mengingat jargas 2020 dibangun ditengah masa pandemi COVID-19.
 
“Dukungan dari berbagai pihak tentu menjadi salah satu faktor pendorong realisasi pembangunan jargas, pengujian maupun pengaliran gas,” ujar Redy.
 
Rady berharap, dengan diselesaikannya pembangunan jargas dapat diikuti oleh pengujian dan pengaliran gas supaya masyarakat dapat segera merasakan manfaat lebih gas bumi secara langsung.
 
Khususnya di wilayah baru seperti di Aceh, Samarinda, Kutai Kartanegara, dan Penajem Paser Utara. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo agar sumber daya alam dalam negeri harus dinikmati oleh masyarakat.
  
"Komitmen PGN sebagai Subholding gas dan bagian dari Holding Pertamina adalah terus membantu dan bersama pemerintah untuk memperluas pemanfaatan gas bumi ke berbagai segmen pelanggan, termasuk rumah tangga. Kami percaya bahwa gas bumi sebagai energi yang ramah lingkungan, efisien, kompetitif dan sumbernya sangat besar di dalam negeri. Dengan demikian, sangat tepat untuk mewujudkan pemerataan energi nasional dan menggerakaan perekonomian masyarakat," tutup Redy.
 
 
 

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya