PTPP Salurkan Bantuan Logistik ke Rumah Sakit di Jakarta

PT PP (Persero) Tbk menyalurkan kebutuhan logistik Tim Medis ke Rumah Sakit Polri dan Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu pada hari ini.

oleh Liputan6.comDiperbarui 23 September 2020, 22:23 WIB
PT PP (Persero) Tbk menyalurkan kebutuhan logistik Tim Medis ke Rumah Sakit Polri dan Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu pada hari ini, Rabu (23/9/2020).

Liputan6.com, Jakarta - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menyalurkan kebutuhan logistik Tim Medis ke Rumah Sakit Polri dan Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu pada hari ini, Rabu (23/9/2020).

Bantuan logistik yang diberikan kepada masing-masing Rumah Sakit tersebut terdiri dari 30 Box Masker Sensi, 30 buah Hazmat, 30 buah Face Shield, dan 50 Box Makanan yang diberikan khusus untuk Tim Medis di Rumah Sakit tersebut.

Penyerahaan bantuan logistik di RS Polri Kramat Jati Jakarta diterima langsung oleh Brigadir Jenderal dr. Asep Hendradiana, Sp. AnKIC, M.Kes selaku Kepala RS Polri Bhayangkara TK I R. Said Sukanto.

Sebelumnya, Perseroan telah menyalurkan bantuan logistik untuk Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran pada hari Selasa (22/09).

“Bantuan yang diberikan oleh Perseroan kepada beberapa Rumah Sakit yang berada di Jakarta merupakan salah satu bentuk kepedulian Perseroan. Dimana langkah tersebut merupakan salah satu langkah cepat tanggap yang dilakukan oleh Perseroan sebagai salah satu perusahaan BUMN," kata Direktur Utama PTPP Novel Arsyad di Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Bantuan logistik yang telah diberikan tersebut terdiri dari 500 kardus air mineral ukuran 600 ml dan 100 Box Makan Siang.

Pemberian bantuan tersebut diserahkan secara langsung koleh Tim Corporate Social Responsibility (CSR) Perseroan kepada Hadi Wahono selaku Koordinator Sub Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran.

"Dengan pemberian bantuan logistic tersebut diharapkan dapat berpartisipasi serta mendukung program Pemerintah dalam penanganan pencegahan Covid-19 di Indonesia terutama di Ibukota Jakarta. Kami berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi para tenaga medis dan relawan yang berada di garda terdepan dalam penanganan Covid-19,” tutup dia.

PTPP Kantongi Kontrak Baru hingga Rp 11 Triliun, Ini Daftar Proyeknya

Manajemen PTPP Tbk optimistis kontrak baru Rp 24 triliun dapat tercapai pada akhir 2014.

PT PP (Persero) Tbk telah meraih perolehan kontrak baru sampai dengan Agustus sebesar Rp 11,24 triliun. Di tengah pandemik Covid-19 saat ini, kontrak-kontrak baru terus diraih oleh Perseroan.

Pencapaian kontrak baru sebesar Rp 11,24 triliun tersebut terdiri dari kontrak baru Induk Perseroan sebesar 84 persen dan Anak Perusahaan sebesar 16 persen.

Beberapa proyek yang berhasil diraih PTPPsampai dengan Agustus 2020 antara lain RDMP JO sebesar Rp1,80 triliun, SPAM Pekanbaru sebesar Rp 1,26 triliun, Bogor Apartement sebesar Rp 1,17 triliun, Sirkuit Mandalika sebesar Rp 817 miliar, Sport Centre Banten Rp 794 miliar, SGAR Alumina Rp 660 miliar.

Kemudian, RDMP Reguler Rp 576 miliar, Jalan Kendari-Toronipa Rp 412 miliar, Muara Bakah Pipeline & Refinery Rp 290 miliar, Dual Fuel Power Plant Freeport 80 MW Rp 261 miliar, PLBN Long Nawang Rp 204 miliar dan sebagainya.

“Perseroan berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp 11,24 triliun sampai dengan akhir bulan Agustus 2020. Manajemen optimistis target kontrak baru tahun ini akan tercapai. Hal tersebut terlihat dari bermunculannya proyek-proyek baru yang diraih oleh Perseroan di masa pandemic Covid-19 ini,” ujar Novel Arsyad Direktur Utama Perseroan mengatakan kepada media.

Sampai dengan Agustus 2020, kontrak baru dari BUMN mendominasi perolehan kontrak baru PTPPdengan kontribusi sebesar 46 persen, disusul oleh Pemerintah sebesar 32 persen dan Swasta sebesar 22 persen dari total perolehan kontrak baru.

Sedangkan, perolehan kontrak baru berdasarkan jenis atau tipe pekerjaan, yaitu Gedung sebesar 32 persen, Oil & Gas sebesar 24 persen, Jalan dan Jembatan sebesar 16 persen, Irigasi sebesar 15 persen, Power Plant sebesar 9 persen, Industri sebesar 3 persen, dan Lain-lain sebesar 2 persen. 

PTPP Garap Pembangunan Bendungan Way Sekampung Paket 3

Proyek pembangunan Bendungan Way Sekampung (Sukoharjo) di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. (Foto: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR)

PT PP (Persero) Tbk dipercaya oleh Kementerian PUPR untuk membangun Bendungan Way Sekampung Paket 3. Acara penandatanganan kontrak dilakukan di Kantor Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung di Bandar Lampung pada hari ini Rabu (9/9/2020) kemarin.

Selain dilakukan secara tatap muka, acara penandatangan tersebut juga dilakukan secara virtual. Dalam acara penandatangan kontrak Kerjasama tersebut, SVP Infrastruktur 2 Perseroan Pande Ketut turut hadir mewakili Perseroan sedangkan dari Kementerian PUPR dihadiri oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung Abdul Muis.

Sebelumnya, Perseroan dipercaya untuk mengerjakan proyek pembangunan Bendungan Way Sekampung Paket 1 pada tahun 2015. Sukses dalam pelaksanaan pekerjaan di Paket 1, Perseroan kembali dipercaya oleh Kementerian PUPR untuk mengerjakan kembali pembangunan Bendungan Sekampung Paket 3.

“Pembangunan Way Sekampung Paket 3 ini merupakan bentuk kepercayaan stakeholders setelah sebelumnya Perseroan sukses mengerjakan pembangunan Bendungan Way Sekampung Paket 1," kata Direktur Utama PTPP Novel Arsyad, Kamis (10/9/2020).

Proyek Bendungan Way Sekampung yang dimiliki oleh Kementerian PUPR ini berlokasi di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. Pembangunan proyek ini didanai oleh APBN dan dikerjakan dengan masa pelaksanaan selama 8 bulan.

"Menteri PUPR menilai pekerjaan yang dilakukan oleh Perseroan dilakukan dengan profesional dan rapih, sehingga Perseroan diberikan kepercayaan kembali untuk mengerjakan Paket 3 dari proyek tersebut. Perseroan optimistis dapat menyelesaikan pekerjaan pembangunan proyek tersebut tepat waktu dengan kualitas terbaik”, ujar dia.

Adapun lingkup pekerjaan yang dilakukan Perseroan di Paket 3, antara lain pekerjaan persiapan, pekerjaan kolam olak, pekerjaan jalan akses kiri, pekerjaan jalan akses PLTA dan clearing area genangan.

Dengan adanya Bendungan Way Sekampung ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan penyediaan air baku, air irigasi, pengendali banjir, bahkan dapat menjadi obyek wisata baru di Kota Bandar Lampung.  

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya