Kabar Baik dari Sulut, Kasus Baru Positif Covid-19 Turun 50 Persen

Berbagai upaya penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan di Sulut mulai membuahkan hasil.

oleh Yoseph Ikanubun diperbarui 10 Agu 2020, 20:00 WIB
Salah satu kegiatan surveilens berupa rapid test yang dilakukan di Manado, Sulut.

Liputan6.com, Manado - Berbagai upaya penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan di Sulut, mulai dari gencarnya kegiatan surveilens, hingga pembenahan manajemen rumah sakit, membuat laju pertambahan kasus positif tertahan.

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel mengatakan, selama satu minggu terakhir, terpantau adanya penurunan jumlah kasus positif baru yang cukup signifikan.

"Penurunannya mencapai kurang lebih 50 persen dari jumlah minggu sebelumnya," ujar Dandel, Minggu (9/8/2020).

Meski data itu masih dipengaruhi total jumlah sampel swab RT PCR yang keluar hasil sepanjang minggu ini, yang juga cukup menurun dibandingkan minggu sebelumnya, namun hasil itu cukup menggembirakan.

"Kita ingin menghindari terjadinya laporan epidemiologik tidak faktual, di mana naik turunnya kasus Covid-19 ternyata bukan kondisi sebenarnya di lapangan, tetapi dipengaruhi oleh naik turunnya jumlah sampel swab yang diambil," papar Dandel.

Oleh karenanya kebijakan penetapan target pengambilan sampel 1 swab per 1000 penduduk per minggu dilakukan, untuk bisa menggambarkan kondisi sebenarnya, apakah sudah mulai terjadi penurunan jumlah kasus positif Covid-19 atau belum. 

"Data-data juga memperlihatkan bahwa attack rate Covid- 19 di Sulut sudah menurun di bawah 100 kasus/ 1 juta penduduk per minggu," ungkapnya.

Dandel juga melaporkan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulut bertambah 43 kasus baru, sehingga jumlah kumulatifnya menjadi 2.903 kasus.

"Sedangkan untuk kasus sembuh bertambah 20 orang, dan jumlah totalnya menjadi 1.638 orang," ujarnya.

Tidak ada penambahan kasus meninggal dunia, jumlahnya masih tetap seperti sehari sebelumnya yakni 140 kasus. Sementara untuk pasien aktif Covid-19 di Sulut sebanyak 1.125 orang.

Simak juga video pilihan berikut:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya