Liputan6.com, Jakarta Laga di ajang Liga Champions memang selalu menyuguhkan tontonan menarik. Bukan hanya hasil pertandingan, jumlah dan proses gol yang dibuat pesepakbola kerap mengundang perhatian.
Gol yang dibuat di sebuah laga terkadang tak hanya diciptakan bintang tim. Tapi, ada juga yang tercipta gara-gara kesalahan fatal atau blunder seorang pesepakbola. Alhasil, timnya harus menelan kekalahan atau malah tersingkir di Liga Champions
Advertisement
Kesalahan ini tentu saja bisa merugikan klubnya, bahkan bisa terlempar dari kompetisi. Karena itulah, hujatan dan kritikan langsung dialamatkan pada sang pemain.
Bahkan, di Liga Inggris dilaporkan sejak musim 2006/07, telah melakukan pancatatan terkait berapa banyak kesalahan yang dibuat seorang pemain yang mengakibatkan terciptanya gol bagi tim lawan.
Blunder yang dibuat pesepakbola tersebut, tentu bukan hal yang disengaja. Berikut tiga pemain terakhir yang membuat dua kesalahan yang menghasilkan gol dalam satu pertandingan di Liga Champions:
Simak Video Pertandingan Liga Champions Berikut Ini
Aymeric Laporte
Fans Manchester City pernah marah dan kesal dengan blunder yang dibuat Aymeric Laporte. Akibat kesalahan itu, City disingkirkan Tottenham Hotspur di Liga Champions.
Tidak hanya sekali, Laporte dua kali melakukan blunder yang berujung gol ke gawang Manchester City. Kesalahannya berhasil dimaksimalkan Son Heung-min.
Blunder pertama dilakukan Laporte pada menit ke-7, saat Spurs melakukan serangan balik. Bermaksud memotong aliran bola, dia malah tampak mengumpan kepada Son Heung-min.
Tiga menit kemudian, Laporte kembali melakukan blunder yang berakhir gol. Ia salah mengantisipasi aliran bola di lini pertahanan Man City.
Loris Karius
Blunder yang dilakukan kiper Loris Karius mungkin paling banyak dibicarakan orang. Pasalnya Karius melakukan kesalahan di laga penting, final Liga Champions 208, saat Liverpool bertemu Real Madrid.
Dua kesalahan yang dilakukan Karius sangat fatal, karena membuahkan gol untuk lawan. Dan, lebih parahnya lagi membuat Liverpool menelan kekalahan 1-3 serta gagal menjadi juara Liga Champions.
Karius dengan ceroboh tidak melihat posisi Karim Benzema sehingga bola yang akan dioper kepada lini pertahanan Liverpool bisa disontek ke gawang.