Liputan6.com, Jakarta Jika biasanya Salat tarawih dilakukan di masjid, namun selama pandemi COVID-19 banyak yang bertanya-tanya seperti apa ibadah ini dilakukan di rumah.
Penulis buku keislaman yang juga Kandidat Magister Tafsir Qur’an di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Habib Husein Ja'far Al Hadar menyampaikan, salat tarawih di rumah bisa dilakukan sendiri atau berjamaah. Niatnya pun sama.
Advertisement
"Di rumah adalah seperti di masjid. Kalau bisa berjamaah, tetap berjamaah sekeluarga dengan Ayah sebagai imam. Adapun jika hanya sendiri, salat sendiri dengan cara yang juga sama," katanya, melalui pesan singkat pada Liputan6.com.
Niatnya
Adapun niatnya:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.
Sedangkan jumlah rakaatnya bisa 8 atau 20 rakaat sesuai kebiasaan Anda tiap tahun di masjid. Bisa tiap 2 rakaat atau 4 rakaat salam, sesuai kebiasaan.
Gerakan dan bacaannya sama seperti salat biasa.