International Offroad Batulicin, Makan Korban

Dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Bhayangkara, digelar event bergengsi Offroad bertaraf Internasional di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada 22 Juni - 23 Juni 2012.

oleh Liputan6Diterbitkan 26 Juni 2012, 10:13 WIB
Citizen6, Kalimantan: Dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari  Bhayangkara, digelar event bergengsi Offroad bertaraf Internasional di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada tanggal 22 Juni - 23 Juni 2012. Bagi warga Batulicin, event Offroad bertaraf Internasional yang digelar selama tiga hari itu adalah Hari Bersejarah, karena bisa digelar di Kabupaten Termuda Indonesia.

Di event Offroad Internasional ini, beragam ketegori diperlombakan. Bagi para offroader hal ini menyebabkan waktu istirahat mereka di malam hari tidak cukup. Akibat dari kegiatan yang cukup padat, di tengah - tengah puncak perhelatan, sebuah mobil offroad dengan nomor lambung 380, tiba - tiba lepas kendali dan menabrak kerumunan masa yang menonton di luar garis police line. Dari Informasi yang di himpun dari pihak Panitia dan juga Polres setempat, dari kejadian itu mengakibatkan tiga orang penonton meninggal dunia, dan sembilan orang lainnya mengalami luka ringan dan berat hingga harus dilarikan ke rumah sakit di Banjarmasin.

Menurut Syamsir Alam, Pimpinan Lomba, " Kejadian sekitar jam 12.30 WITA pada SCS 11 di Lapangan terbuka Komplek Perumahan  Mawar City, dengan  insiden tabrakan maut yang mengakibatkan 3 orang penonton meninggal dunia, 4 orang luka berat, dan 3 orang mengalami luka ringan. Seluruh korban, sudah diberikan pelayanan dan bantuan, baik material maupun non material. Dan katanya lagi, kejadian ini murni akibat human eror. "

Saat itu peserta lomba tinggal enam puluh orang, yang masing - masing di ikuti sekitar 30 peserta, dan tengah menghabiskan jadwal perlombaan di SCC 11 dan 12. Perlombaan ini juga merupakan pertandingan terakhir di kedua SCS. Pada saat kedua SCS akan istirahat, diluar dugaan mobil Hummer yang di kendarai H. Johan, seorang offroader Batulicin yang baru akan menyelesaikan etape akhir di SCS 12, tiba - tiba mengalami trouble secara teknis (Gas lengket). Secepat itu pula mobil langsung meluncur ke bawah menabrak police line, penonton dan mobil yang terparkir berjarak lima meteran dari garis pembatas. " Terkait faktor kecelakaan, masih dilakukan penyelidikan. Namun sementara ini bisa disimpulkan terjadinya kecelakaan akibat gas lengket atau nyangkut sehingga mobil sulit di kontrol, " ujar Samsir Alam saat menggelar jumpa pers di dampingi oleh petinggi panitia pelaksana di Aula Polres, Sore (24/6). 

Korban meninggal, diketahui bernama Saiful bin Suryaman (10) warga Sungai Kacil Tanah Bumbu, Angga Gunawan Bin Dadang Sujana (12) warga Sungai Kacil Tanah Bumbu, serta Karyawansyah (37) warga Tumbang Lahung Kalimantan Tengah yang baru saja bekerja di salah satu pertokoan di bilangan Jalan Raya Pelajau Simpang Empat. Dengan kejadian tersebut Panitia perlombaan memutuskan, seluruh kegiatan perlombaan dihentikan. Begitu juga dengan perlombaan khusus kelas ekstrem, ikut ditunda untuk beberapa waktu. Poin peserta kelas ekstrem pada perlombaan lanjutan di NOL (o) kan dengan perolehan hadiah, Juara 1 - Juara 6 tetap. Peserta kelas ekstrem hanya di ikuti oleh 30 peserta yang sudah terdaftar pada panitia. Sedangkan untuk seluruh hadiah kelas eleminasi senilai 150 juta rupiah akan disumbangkan kepada keluarga korban.

Sementara itu, Kapolres Tanah Bumbu AKBP Abu Bakar Tertusi mengatakan, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan hingga dapat mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan berujung maut tersebut. (Pengirim: Fadly Batulicin).

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya