FOTO: Zimbabwe Kenalkan Mata Uang Baru

oleh Arny Christika PutriDiterbitkan 14 November 2019, 13:22 WIB
Zimbabwe Kenalkan Mata Uang Baru
Selama hampir satu dekade terakhir, masyarakat Zimbabwe menggunakan sejumlah mata uang negara lain sejak terjadinya krisis hiperinflasi.
Seorang pria memegang salah satu uang kertas baru yang dikeluarkan Reserve Bank of Zimbabwe di Harare, 12 November 2019. Pemerintah Zimbabwe memperkenalkan kembali mata uang negaranya setelah hampir satu dekade terakhir menggunakan mata uang negara lain untuk bertransaksi. (AP/Tsvangirayi Mukwazhi)
Orang-orang antre menarik uang kertas baru yang dikeluarkan Reserve Bank of Zimbabwe di Harare, 12 November 2019. Selama hampir satu dekade terakhir, masyarakat Zimbabwe menggunakan sejumlah mata uang negara lain bertransaksi pasca krisis ekonomi yang terjadi di Afrika. (AP/Tsvangirayi Mukwazhi)
Seorang warga memegang salah satu uang kertas baru yang dikeluarkan Reserve Bank of Zimbabwe di Harare, 12 November 2019. Pemerintah Zimbabwe memperkenalkan kembali mata uang negaranya setelah hampir satu dekade terakhir menggunakan mata uang negara lain untuk bertransaksi. (AP/Tsvangirayi Mukwazhi)
Seorang pria berpose dengan uang kertas baru yang dikeluarkan Reserve Bank of Zimbabwe di Harare, 12 November 2019. Selama hampir satu dekade terakhir, masyarakat Zimbabwe menggunakan sejumlah mata uang negara lain bertransaksi pasca krisis ekonomi yang terjadi di Afrika. (AP/Tsvangirayi Mukwazhi)
Seorang pria menunjukkan salah satu uang kertas baru yang dikeluarkan Reserve Bank of Zimbabwe di Harare, 12 November 2019. Pemerintah Zimbabwe memperkenalkan kembali mata uang negaranya setelah hampir sedekade terakhir menggunakan mata uang negara lain untuk bertransaksi. (AP/Tsvangirayi Mukwazhi)
Seorang pria memegang salah satu uang kertas baru yang dikeluarkan Reserve Bank of Zimbabwe di Harare, 12 November 2019. Selama hampir sedekade terakhir, masyarakat Zimbabwe menggunakan sejumlah mata uang negara lain bertransaksi pasca krisis ekonomi yang terjadi di Afrika. (AP/Tsvangirayi Mukwazhi)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya