Massa Aksi Bubar, Lalu Lintas di Jalan Palmerah Timur Mulai Dibuka

Polisi juga tampak mengamankan sejumlah orang yang diduga sebagai provokator.

oleh Ady Anugrahadi diperbarui 25 Sep 2019, 23:31 WIB
Pedagang kaki lima (PKL) dan ojek online memadati kawasan Stasiun Palmerah, Jakarta, Kamis (6/12). Keadaan ini mengganggu arus lalu lintas dan pejalan kaki. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Jakarta - Polisi mulai membuka sejumlah ruas jalan di sekitar Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta pada Rabu (25/9/2019) malam. Keputusan ini diambil setelah massa aksi membubarkan diri dari lokasi tersebut.

Salah satu ruas jalan yang sudah bisa dilewati kendaraan adalah Jalan Palmerah Timur, Jalan Gelora, dan Jalan Tentara Pelajar. Pantauan Liputan6.com, dua ruas jalan itu mulai dibuka sekira pukul 22.53 WIB. 

Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat mulai melintas di jalan tersebut. Namun, sampah dan puing-puing sisa kerusuhan masih berserakan memenuhi ruas jalan.

Sementara, polisi juga tampak mengamankan sejumlah orang yang diduga sebagai provokator. Mereka langsung diarahkan masuk ke dalam bus untuk dibawa ke Polda Metro Jaya.

"Kami amankan sejumlah perusuh. Mereka akan kami bawa ke Polda Metro Jaya," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan di lokasi, Rabu (25/9/2019) malam.

Saksikan video pilihan berikut ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya