Minim Sentimen, IHSG Diprediksi Masih di Zona Merah

Minimnya sentimen menjadikan para analis memperkirakan laju IHSG hari ini masih di zona merah

oleh Bawono Yadika diperbarui 09 Jul 2019, 06:30 WIB
Suasana di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/11/2015). Pelemahan indeks BEI ini seiring dengan melemahnya laju bursa saham di kawasan Asia serta laporan kinerja emiten triwulan III yang melambat. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

 

Liputan6.com, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk pergerakan hari ini diperkirakan ditutup melemah. Adapun prediksi pergerakan pada kisaran support 6304-6327 dan resistance di 6370-6390.

Salah satu pemicu pelemahan indeks menurut analis disebabkan minimnya sentimen pendorong IHSG untuk perdagangan saham hari ini.

"IHSG kemungkinan besar masih akan tertekan di rentang 6304-6390. Selain itu secara teknikal rentang penguatan indeks juga sudah terbatas dan pola deadcross menandakan adanya potensi pelemahan," papar Analis PT Artha Sekuritas, Dennies Christoper Jordan di Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Di sisi lain, Head of Research PT Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi Ibrahimsyah memproyeksikan IHSG akan bergerak cenderung melemah dengan support resistance 6285-6370.

"Salah satu yang membuat indeks tersungkur disebabkan data indeks tingkat kepercayaan konsumen indonesia yang dirilis Bank Indonesia (BI) lebih rendah sebesar 126,4 dari 128,2 diperiode sebelumnya," terang dia.

Untuk itu, Lanjar menyarankan sejumlah saham yang dapat dikoleksi investor seperti saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Sedangkan Dennies menganjurkan saham PT Medco Energi International Tbk (MEDC), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), serta PT PP (Persero) Tbk (PTPP).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya