Kalteng Putra Belum Tahu Dugaan Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Patrich Wanggai

Penyerang Kalteng Putra, Patrich Wanggai, dituduh melakukan penganiayaan di Yogyakarta.

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 20 Apr 2019, 09:30 WIB
Para pemain Kalteng Putra merayakan gol yang dicetak Patrich Wanggai ke gawang Persija Jakarta pada laga perempat final Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Kamis (28/3). Persija kalah adu penalti dari Kalteng. (Bola.com/Yoppy Renato)

Jakarta Dugaan penganiayaan yang dilakukan Patrich Wanggai belum sampai ke telingan manajemen dan jajaran pelatih Kalteng Putra. Penyerang berusia 30 tahun asal Papua itu diduga memukul seorang warga Yogyakarta, Kamis (11/4/2019).

Patrich Wanggai dan Kalteng Putra sedang berada di Yogyakarta untuk melakukan pemusatan latihan (training centre) sebelum menyongsong Liga 1 2019 yang rencananya akan dimulai pada 8 Mei 2019.

Media Officer Kalteng Putra, Indar, menyatakan belum mengetahui kebenaran kasus yang melibatkan Patrich Wanggai. Pasalnya, Indar tidak menemani tim berjulukan Laskar Isen Mulang itu selama di Yogyakarta.

"Maaf, saya juga baru tahu nih karena kebetulan saya tidak mendampingi Kalteng Putra di Yogyakarta," ujar Indar kepada Bola.com.

Indar kemudian menyarankan untuk menanyakan kejadian ini kepada asisten pelatih Kalteng Putra, Eko Tamamie.

"Coba ditanyakan kepada asisten pelatih Kalteng Putra, Eko Tamamie," kata Indar.

Ketika dikonfirmasi, Eko Tamamie juga tidak paham dengan peristiwa yang mendera pemainnya itu. "Maaf, saya juga belum tahu masalahnya. Sebab kalau kami melihat selama TC, tidak ada masalah," imbuh Eko kepada Bola.com.

Eko menambahkan, Patrich Wanggai juga selalu terlihat selama Kalteng Putra menggelar TC di Yogyakarta sejak Kamis (11/4/2019). Pemain asal Papua itu tidak menunjukkan tanda-tanda mengalami masalah. Waktu tersebut merupakan tanggal kejadian yang melibatkan mantan pemain Persib Bandung ini.

"Tidak tahu kalau waktu libur. Selama ini, dia selalu latihan terus bersama kami. Tidak pernah absen," jelas Eko.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya