Polwan Cantik Menghibur Anak-Anak Korban Tsunami Selat Sunda

Anak-anak mengaku senang mendapatkan hadiah dan dihibur oleh Badut polisi. Lantaran di tempat pengungsian, mereka hidup dengan segala keterbatasan.

oleh Yandhi Deslatama diperbarui 30 Des 2018, 16:02 WIB
Polisi Cantik Hibur Korban Pengungsian Tsunami Selat Sunda (Liputan6.com/Yandhi Deslatama)

Liputan6.com, Pandeglang - Puluhan Polisi Wanita (Polwan) dan Bhayangkari cantik, menghibur pengungsi tsunami Selat Sunda di Posko Jiput, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Di atas gunung Pulosari itu, wanita cantik ini bermain dan bernyanyi bersama dengan pengungsi anak-anak. Selain itu para polwan juga tak lupa memberikan hadiah.

Bahkan, Badut polisi pun ikut membuat anak-anak pengungsi tertawa lebar, sejenak melupakan trauma terjangan tsunami Selat Sunda.

"Mereka memerlukan suport untuk mengurangi kesedihan mereka, dan mengembalikan kepercayaan diri mereka. Bahwa mereka telah dalam kondisi yang aman," kata Niken Tomsi Tohir, Ketua Bhayangkari Polda Banten, di Posko Pengungsian Jiput Kabupaten Pandeglang, Sabtu 29 Desember 2018.

Selain trauma Healing di posko pengungsian di atas gunung itu, polisi dan bhayangkari cantik juga memberikan bantuan berupa sembako, pakaian, selimut, pembalut wanita, serta keperluan bayi, dan balita.

Wanita cantik ini terus berkeliling ke posko pengungsian setiap harinya. Setidaknya, sejak hari pertama bencana tsunami menghantam pesisir Banten, telah 10 lokasi pengungsian di datangi.

Anak-anak mengaku senang mendapatkan hadiah dan dihibur oleh Badut polisi. Lantaran di tempat pengungsian, mereka hidup dengan segala keterbatasan.

"Senang sekali, mainannya seru dan dapat hadiah dari Ibu (Bhayangkari Polda Banten)," kata Misra (12), salah satu anak pengungsi di Posko pengungsian tsunami.

Saksikan video pilihan berikut ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya