Liputan6.com, Jakarta: Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kini telah resmi jadi calon Wakil Gubernur DKI Jakarta. Dalam pemilihan Ahok berpasangan dengan Joko Widodo alias Jokowi. Keduanya adalah pasangan cagub dan cawagub yang dicalonkan oleh PDI Perjuangan dan Partai Gerindra.
Ini terjadi setelah Ahok diminta keluar dari Partai Golkar yang telah mengusung Alex Noerdin dan Nono Sampono sebagai pasangan dalam Pilkada Jakarta.
"Saya saat ini sudah menjadi anggota Partai Gerindra. Gerindra sangat mau berkorban, tidak ada kadernya yang teruji sebagai kepala daerah, maka diambillah kadernya dari PDI Perjuangan dan saya sebagai wakilnya," kata Ahok ditemui usai diskusi Polemik bertema 'Jakarta Punya Cerita' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/3).
Mantan Bupati Belitung Timur ini, mengaku bersyukur dan berterimakasih pada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto yang berani mengusungnya tanpa meminta uang sedikitpun untuk berkampanye. Menurutnya, kedua pimpinan partai tersebut berjanji akan mencarikan dana untuk kampanye dalam Pilkada DKI Jakarta ini.(IAN/BJK)
Ini terjadi setelah Ahok diminta keluar dari Partai Golkar yang telah mengusung Alex Noerdin dan Nono Sampono sebagai pasangan dalam Pilkada Jakarta.
"Saya saat ini sudah menjadi anggota Partai Gerindra. Gerindra sangat mau berkorban, tidak ada kadernya yang teruji sebagai kepala daerah, maka diambillah kadernya dari PDI Perjuangan dan saya sebagai wakilnya," kata Ahok ditemui usai diskusi Polemik bertema 'Jakarta Punya Cerita' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/3).
Mantan Bupati Belitung Timur ini, mengaku bersyukur dan berterimakasih pada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto yang berani mengusungnya tanpa meminta uang sedikitpun untuk berkampanye. Menurutnya, kedua pimpinan partai tersebut berjanji akan mencarikan dana untuk kampanye dalam Pilkada DKI Jakarta ini.(IAN/BJK)