Fakta Baru soal Kerangka Manusia Dicor di Sukoharjo

Polisi berhasil mengungkap fakta baru soal penemuan kerangka manusia dicor di bawah jembatan di Desa Pondok, Grogol, Sukoharjo.

Oleh JawaPos.com diperbarui 30 Okt 2018, 19:00 WIB
Baju sweater yang ditemukan bersama kerangka manusia tertimbun cor-coran di Sukoharjo, Jumat (26/10 - 2018). (Solopos.com/Istimewa/Polres Sukoharjo)

Sukoharjo - Polisi mengungkap fakta baru soal penemuan kerangka manusia dicor di bawah jembatan di Desa Pondok, Grogol, Sukoharjo.

Berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan bersama dengan tim forensik dari RSUD dr Moewardi, polisi mendapati adanya bekas luka benturan di tengkorak kepala korban. Luka tersebut diduga disebabkan benda tumpul.

"Di kepala bagian belakang sebelah kiri diketahui ada bekas benturan benda tumpul yang cukup keras, sehingga membuat tulang tengkoraknya retak," terang Kapolsek Grogol, AKP Dani Herlambang, Senin (29/10/2018) seperti dikutip laman Jawapos.

Selain itu juga ditemukan ada bulu ayam di tulang korban. Adanya trauma di bagian kepala tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa korban merupakan korban pembunuhan. Melihat dari kondisi korban yang sudah menjadi tulang dan tidak ada dagingnya sama sekali, diperkirakan korban sudah meninggal lebih dari dua bulan.

Bukti-bukti lain yang ditemukan polisi di antaranya adalah serat celana jins, sweater bermotif garis warna hitam, dan putih. Ukuran sweater L. Selain itu ada tiga kancing pada sweater tersebut. Di bagian sebelah kiri terdapat tulisan 'Black Endt'.

Kemudian juga ada selimut dan celana berwarna coklat. "Untuk identitasnya belum terungkap, kami masih melakukan penyelidikan," katanya.

Selain menerjunkan jajarannya, Polsek Grogol juga berkoordinasi dengan Polres Sukoharjo untuk mengungkap identitas jasad yang sempat menggemparkan warga Sukoharjo tersebut.

"Kami juga sudah meminta Babinkamtibmas untuk koordinasi dengan kepala desa agar menyampaikan informasi ini. Dan bagi yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut bisa melapor ke Polsek atau Polres Sukoharjo," tukas Dani.

 

Baca juga berita Jawapos.com lainnya di sini.

 

Simak juga video pilihan berikut ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya