FOTO: Usai Gempa Palu, Kawasan Terdampak Likuefaksi Disemprot Disinfektan

Helikopter BNPB menyemprotkan cairan disinfektan ke kawasan terdampak likuefaksi untuk mengantisipasi penyebaran penyakit di Perumnas Petobo dan Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah.

oleh Arnaz Sofian diperbarui 19 Okt 2018, 14:20 WIB
Usai Gempa Palu, Kawasan Terdampak Likuifaksi Disemprot Disinfektan
Helikopter BNPB menyemprotkan cairan disinfektan ke kawasan terdampak likuefaksi untuk mengantisipasi penyebaran penyakit di Perumnas Petobo dan Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah.
Penyemprotan cairan disinfektan di kawasan terdampak likuifaksi di Perumnas Petobo dan Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (18/10). Penyemprotan dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit. (Muhammad Rifki/AFP)
Tentara menyiapkan disinfektan untuk disemprotkan ke kawasan terdampak likuifaksi di Perumnas Petobo dan Balaroa, Palu, Sulteng, Kamis (18/10). Banyaknya korban tewas yang diperkirakan masih tertimbun mendorong upaya antisipasi ini. (Muhammad Rifki/AFP)
Helikopter BNPB menyemprotkan cairan disinfektan ke kawasan terdampak likuifaksi di Perumnas Petobo dan Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (18/10). Penyemprotan dilakukan dengan metode water spraying. (Yusuf Wahil/AFP)
Helikopter BNPB menyemprotkan cairan disinfektan ke kawasan terdampak likuifaksi di Petobo dan Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (18/10). Likuifaksi adalah fenomena yang terjadi ketika tanah jenuh atau agak jenuh kehilangan kekuatan. (Yusuf Wahil/AFP)
Helikopter BNPB menyemprotkan cairan disinfektan ke kawasan terdampak likuifaksi di Perumnas Petobo dan Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (18/10). Penyemprotan dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit. (Muhammad Rifki/AFP)
Penyemprotan cairan disinfektan di kawasan terdampak likuifaksi di Perumnas Petobo dan Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (18/10). Banyaknya korban tewas yang diperkirakan masih tertimbun mendorong upaya antisipasi ini. (Muhammad Rifki/AFP)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya