Top 3 Berita Hari Ini: Begini Jadinya Kalau Sandal Jepit Terlibat Sengketa Agraria

Top 3 berita hari ini, Kasus sengketa agraria diduga menjadi pemicu saat sandal jepit petugas hinggap di kepala petani tersebut. Matanya berkunang-kunang dan akhirnya pingsan.

oleh Moch Harun SyahMaria FloraPanji PrayitnoMuhamad Ridlo diperbarui 19 Okt 2018, 06:30 WIB
Kusmedi dirawat di Puskesmas Kawunganten usai pingsan saat diperiksa polisi. (Foto: Liputan6.com/Setam/Muhamad Ridlo).

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 berita hari ini, Kusmedi, salah satu petani lokal asal Cilacap, Jawa Tengah. Kini pria paruh baya itu hanya bisa terbaring lemah di rumah sakit. Bukan karena muncul gejala penyakit atau mengeluh sakit, namun akibat tak sadarkan diri saat sandal jepit pak polisi mendarat di kepalanya. 

Kok bisa? Memang terdengar aneh, namun itulah fakta yang terjadi. 

Kasus sengketa agraria diduga menjadi pemicu saat sandal jepit petugas hinggap di kepala petani tersebut. Matanya langsung berkunang-kunang dan akhirnya pingsan saat tengah dalam pemeriksaan polisi.

Sementara itu, Kepala Polsek Kawunganten, AKP Budi Suryanto membantah jika telah terjadi kekerasan berupa pemukulan.

Dari kisah sandal jepit, kabar lain yang juga tak kalah disorot, sebuah miniatur kecil Pancasila yang berasal dari sebuah sekolah di Cirebon. Para sisws SDN 1, 2 dan 3 Pengampon diajarkan untuk saling menghargai satu sama lain di tengah perbedaan.

Bahkan, pihak sekolah memberi porsi yang sama untuk setiap mata pelajaran agama.

Berikut berita terpopuler dalam Top 3 Berita Hari Ini

1. Insiden Sandal Jepit Pak Polisi di Kepala Petani Cilacap 

Direktur LSM Setam, Petrus Sugeng memperlihatkan foto tanah yang disengketakan antara warga Wanareja dengan Perhutani. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo).

Empata petani lokal asal Cilacap, Jawa Tengah, dilaporkan Perhutani karena dianggap menipu warga dalam penyelesaian sengketa agraria berupa pengajuan Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS).

Mereka juga dimintai keterangan soal iuran sejumlah uang dari petani untuk kegiatan dan pengajuan IPHPS sebagai salah satu alternatif penyelesaian sengketa agraria.

Saat dimintai keterangan oleh polisi, insiden yang diduga sebuah aksi kekerasan terjadi. Polisi memukul kepala Kusmedi dengan sandal jepit hingga membuatnya berkunang-kunang hingga pingsan.

Selengkapnya...

2. Inspirasi SDN Pengampon Cirebon Jadi Sekolah Pluralis

15 menit sebelum masuk dan pulang sekolah siswa SDN Pengampon Kota Cirebon diberi pembinaan kerohanian sesuai latar belakang agama masing-masing. Foto (Liputan6.com / Panji Prayitno)

Cirebon dikenal dengan daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi. Semangat menjaga keberagaman pun terus dipelihara sejak dini.

Dalam satu komplek, para guru mampu membuktikan dapat belajar dan hidup rukun meski latar belakang agama berbeda. Mulai dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha, Tionghoa.

Sebelum masuk kelas, para siswa diwajibkan berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Muslim berdoa di depan kelas,  yang non muslim seperti Kristen dan Katolik dikumpulkan di aula.

Selengkapnya... 

3. Guru-Guru Cantik Ini Memukau Murid Sampai Orang Tua

Karin, guru cantik di Bali (dok. Instagram @kariinn90/https://www.instagram.com/kariinn90/Putu Elmira)

Guru ini mendadak jadi sorotan banyak orang, setelah videonya yang sedang sidak dan menyalami siswanya viral di media sosial.

Setelah ditelusuri, guru mata pelajaran Bahasa Indonesia ini bernama Karin dan mengajar di SMP PGRI 3 Denpasar.

Selain Karin, keempat guru ini juga berhasil membius para warganet dengan pesona wajahnya. Bahkan di antaranya dijuluki kini menyandang stastus selebgram berkat ratusan ribu followers.

Siapa sajakah para guru cantik saingan Karin itu?

Selengkapnya...

 

 

Saksikan video pilihan di bawah ini: 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya