Liputan6.com, Mandailing Natal: Banjir kembali melanda Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara, tepatnya di Kota Nopan, Jumat (18/11). Di daerah itu, puluhan rumah warga terendam setelah anak sungai Batang Gadis meluap akibat tanggulnya jebol. Alhasil wilayah Singengu terendam air bercampur lumpur.
Tak hanya membawa lumpur, banjir juga membuat sebagian bangunan berikut harta benda milik warga rusak. Kendati sudah surut, warga mengaku khawatir terjadi banjir susulan karena hujan masih terus mengguyur. Banjir juga menyapu sawah warga dan merusak tanaman padi.
Selain itu, banjir juga membuat pondasi jembatan Jalan Lintas Sumatra di Singengu retak. Banjir sudah lima kali menerjang Mandailing Natal dan merendam lima kecamatan yaitu Siabu, Kota Nopan, Panyabungan Kota, Kecamatan Natal, dan Muara Batang Gadis.
Banjir juga melanda Semarang, Jateng. Ratusan rumah warga terendam akibat meluapnya Sungai Kanal Banjir Barat [baca: Ratusan Rumah di Semarang Terendam].iAN/BJK)
Tak hanya membawa lumpur, banjir juga membuat sebagian bangunan berikut harta benda milik warga rusak. Kendati sudah surut, warga mengaku khawatir terjadi banjir susulan karena hujan masih terus mengguyur. Banjir juga menyapu sawah warga dan merusak tanaman padi.
Selain itu, banjir juga membuat pondasi jembatan Jalan Lintas Sumatra di Singengu retak. Banjir sudah lima kali menerjang Mandailing Natal dan merendam lima kecamatan yaitu Siabu, Kota Nopan, Panyabungan Kota, Kecamatan Natal, dan Muara Batang Gadis.
Banjir juga melanda Semarang, Jateng. Ratusan rumah warga terendam akibat meluapnya Sungai Kanal Banjir Barat [baca: Ratusan Rumah di Semarang Terendam].iAN/BJK)