Warga Pontianak Beli Rumah Dapat Bonus Mortir Aktif

Demi kepentingan penyelidikan, polisi pun memeriksa sejumlah saksi terkait penemuan mortir aktif tersebut.

oleh Aceng Mukaram diperbarui 15 Apr 2018, 15:01 WIB
Barang bukti mortir aktif yang didapat warga Pontianak, Kalbar, saat membersihkan rumah hasil lelang, kini diamankan polisi. (Foto: Dok. Polresta Pontianak/Raden AMP)

Liputan6.com, Pontianak - Seorang pekerja bangunan di salah satu rumah di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), panik. Betapa tidak, ia menemukan sebuah mortir aktf di rumah yang terletak di Kompleks Batara Indah I, Blok M Nomor 10, Jalan Dr Wahidin, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak.

Nono, namanya. Dia saat itu tengah membersihkah sebuah rumah. Tak disangka, dia menemukan jenis bom mortir aktif. Tak ingin terjadi sesuatu, dia segera memberitahu ke pemilik rumah.

Kapolresta Pontianak, AKBP Wawan Kristyanto mengatakan penemuan mortir aktif ini pada Sabtu, 14 April 2018, sekitar pukul 08.00 WIB. Sebelumnya, polisi menerima laporan dari warga soal penemuan bom jenis mortir aktif yang menggegerkan warga Kota Khatulistiwa itu.

Wawan Kristyanto pun menjelaskan kronologi penemuan mortir aktif itu. Saat itu, pemilik rumah bernama Soni sedang memperbaiki rumah yang baru dibeli dari Yansen pada 9 April 2018. Rumah baru itu dibeli melalui lelang.

"Pada saat tukang bernama Nono membersikan rumah, menemukan satu buah bom jenis mortir aktif di bawah meja kompor dengan posisi berdiri," ujar Wawan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

2 dari 2 halaman

Gegana Turun Tangan

Barang bukti mortir aktif yang didapat warga Pontianak, Kalbar, saat membersihkan rumah hasil lelang, kini diamankan polisi. (Foto: Dok. Polresta Pontianak/Raden AMP)

Selanjutnya, Nono memindahkan ke dalam lemari. Setelah menemukan mortir aktif, Nono mengadukan kepada pemilik rumah dan kemudian melaporkan ke kepolisian.

"Barang bukti satu buah bom jenis mortir dengan ukuran kurang lebih 30 centimeter," kata Wawan.

Untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan, kepolisian setempat segera melakukan berbagai tindakan. Di antaranya mendatangi dan mengamankan lokasi. "Koordinasi dengan Gegana," ucapnya.

Demi kepentingan penyelidikan, polisi pun memeriksa sejumlah saksi. Pemeriksaan ini diperlukan untuk menelusuri lebih lanjut soal penemuan mortir aktif. "Menyerahkan penanganan bom mortir aktif ini ke Gegana," sebut Kapolresta Pontianak

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya