6 Kata yang Haram Diucapkan oleh Keluarga Kerajaan Inggris

Enam kata ini tak boleh diucapkan oleh seorang anggota Keluarga Kerajaan Inggris.

oleh Afra AugestiDiterbitkan 12 April 2018, 20:32 WIB
Keluarga kerajaan Inggris menyaksikan Trooping the Color Parade di balkon Istana Buckhingham, London, Sabtu (17/6). Trooping the Color Parade adalah acara tahunan untuk merayakan hari resmi ulang tahun Ratu Elizabeth. (CHRIS J RATCLIFFE / AFP)

Liputan6.com, London - Menjadi bagian dari keluarga kerajaan bukanlah hal gampang. Contohnya saja di Inggris. Begitu banyak aturan yang harus dipatuhi.

Anggota keluarga juga dituntut untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan ala istana, cepat dan luwes. Terlebih, ia tak lagi menjadi insan bebas, pengawalan ketat dari para pasukan pengaman bersiaga 24 jam.

Selain kebiasaan, pakaian, dan tindakan, ternyata tutur kata juga mesti diubah. Ada kewajiban mempelajari kosakata yang biasa diucapkan oleh anggota Keluarga Kerajaan Inggris.

Kate Fox, ahli antropologi dan penulis dari Watching the English, mengungkapkan enam kata yang tidak akan pernah terucap dari mulut anggota Keluarga Kerajaan Inggris.

Jika Anda ingin berbicara layaknya seorang bangsawan, inilah enam kosakata yang perlu Anda hapus dari kehidupan, seperti dikutip dari News.com.au, Kamis (12/4/2018).

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

1. Haramkan Pardon untuk Sampaikan Maaf

Pangeran William dan Kate Middleton serta kedua anak mereka, Pangeran George dan Putri Charlotte tiba di bandara Tegel, Berlin, Rabu (19/7). Menjalani tur, keluarga kerajaan Inggris itu kompak memakai nuansa biru dalam busananya. (Steffi Loos/Pool via AP)

Kebanyakan orang percaya bahwa kata "pardon" adalah versi halus untuk mengungkapkan maaf di samping "sorry". Namun, menurut Fox, Keluarga Kerajaan hanya boleh mengucapkan "sorry" atau "sorry, what?".

2. Haramkan Kata Toilet

Ratu Inggris Elizabeth II tiba untuk berkunjung ke Royal Academy of Arts di London (20/3). Sebelumnya Royal Academy of Arts direnovasi menyambut ulang tahun ke 250 tahun akademi tersebut. (AP Photo / Alastair Grant, Pool)

Kata "toilet" berasal dari bahasa Prancis, toilette, dan Keluarga Kerajaan Inggris tidak ingin punya hubungan dengan itu.

Sang Ratu tidak akan pernah bertanya, "Di mana toilet?", tetapi dia akan menanyakan menggunakan kosakata lain untuk mengganti toilet, yaitu loo.

3. Parfum

Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip di balkon Istana Buckingham Palace, 16 Juni 2012. (Sumber Wikimedia)

Kata perfume dalam bahasa Inggris sepertinya kerap digunakan, tetapi disadari atau tidak, Keluarga Kerajaan tak "kenal" kata itu. Mereka lebih sering menggunakan kata scent untuk parfum.

4. Jangan Gunakan Kata Tea untuk Makan Malam

Ingin tahu sejarah minum teh ala bangsawan Inggris? Ini penjelasannya. (Istockphoto)

Anda boleh menyebut waktu bersantai pada sore hari adalah saat tepat untuk minum teh, tapi jangan berani-berani menyebut jam makan malam dengan kata yang sama. Gunakan kata dinner atau supper.

5. Tidak Ada Kata Lounge

Istana Buckingham (Wikipedia)

Istana Buckingham tidak memiliki lounge atau ruang bersantai. Tempat tinggal Keluarga Kerajaan Inggris ini juga tidak memiliki ruang tamu (living room).

Namun, beda halnya jika Anda mengatakan drawing room atau sitting room untuk kedua ruangan yang dimaksud.

6. Jangan Berkata Posh untuk Merujuk Kata Mewah, Kenapa?

Foto Putri Diana bersama kedua putranya Pangeran William dan Pangeran Harry di meja kerjanya ketika tinggal di Istana Kensington jelang pameran Hadiah Kerajaan di Istana Buckingham, London (20/07). (AFP PHOTO / Tolga Akmen)

Apabila Anda melontarkan kata posh (mewah) di lingkup Keluarga Kerajaan Inggris, maka sudah bisa dipastikan bahwa Anda berasal dari kalangan biasa. 

Keluarga Kerajaan tidak terbiasa dengan kata itu, katakanlah smart untuk mengungkapkan kemewahan, kelas satu, atau keindahan.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya