Harga Minyak Mentah Berakhir Nyaris Flat

Perdagangan minyak mentah di bursa Nymex Selasa 915/3) dini hari ditutup cenderung stabil dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

oleh Liputan6Diterbitkan 15 Maret 2011, 07:53 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Perdagangan minyak mentah di bursa Nymex Selasa 915/3) dini hari ditutup cenderung stabil dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Harga minyak mentah stabil setelah sempat mengalami penurunan tajam di awal sesi karena pasar mengukur dampak dari bencana gempa bumi Jepang terhadap permintaan dan mempertimbangkan berlanjutnya kerusuhan di dunia Arab.

Harga minyak berada di bawah tekanan dari prospek permintaan yang lebih rendah di Jepang yang hancur akibat gempa dan tsunami, perekonomian ketiga terbesar dunia dan sangat tergantung pada impor energi.Tapi penurunan harga minyak dibatasi dengan meningkatnya kekhawatiran pasokan Timur Tengah karena Arab Saudi mengirim pasukan ke Bahrain, kata para pedagang.Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman April, naik tipis tiga sen menjadi ditutup pada 101,19 dolar AS per barel, setelah sebelumnya merosot di bawah 99 dolar AS untuk pertama kalinya dalam dua minggu.Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk April menetap di 113,67 dolar AS per barel, kehilangan 17 sen dari level penutupan Jumat (11/3).

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting menilai bahwa pergerakan harga minyak mentah untuk sesi Asia masih berada pada trend yang cenderung lesu. Fokus pasar untuk sementara adalah pada penurunan bursa Asia dan penurunan rating kredit Spanyol. Kisaran harga minyak mentah diprediksi akan berada di 95 – 107 dolar per barel. (http://www.vibiznews.com/ARI)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya