Warga Mengubrak-abrik Perkantoran Milik Pemda Tual

Sekolompok warga di Tual, Maluku Tenggara, marah dan mengubrak-abrik sejumlah perkantoran milik pemerintah. Aksi ini dipicu pencabutan paksa sasi adat oleh sejumlah orang tak dikenal tanpa prosesi adat.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 02 Januari 2011, 02:43 WIB
Sekolompok warga di Tual, Maluku Tenggara, marah dan mengubrak-abrik sejumlah perkantoran milik pemerintah.

Liputan6.com, Tual: Sekelompok warga di Tual, Maluku Tenggara, Sabtu (1/1), marah dan mengubrak-abrik sejumlah perkantoran milik pemerintah daerah setempat. Warga kesal lantaran sasi yang dipasang di sejumlah perkantoran milik pemerintah dicabut orang tak dikenal tanpa prosesi adat. Kemarin, sejumlah warga memasang sasi hampir di seluruh perkantoran milik pemerintah. Pemasangan sasi tersebut sebagai tanda larangan penggunaan kantor-kantor pemerintah. Akibatnya, aktivitas pemerintahan di Tual menjadi lumpuh. Aksi ini terkait dengan hasil pengumuman calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Maluku Tenggara yang dinilai tak mengakomodir putra-putri dari sepuluh marga Tual. Padahal, warga merasa telah berjasa kepada pemda setempat atas pembangunan perkantoran milik pemerintah di atas tanah ulayat mereka [baca: Sejumlah Kantor Pemda di Tual Disegel].(BOG)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya