KRL Beroperasi dari Stasiun Cikarang Mulai 8 Oktober 2017

Sebelumnya, pemerintah menunda pengoperasian KRL rute Cikarang-Jakarta Kota. Rencananya, KRL beroperasi pada 17 September 2017.

oleh Ilyas Istianur Praditya diperbarui 05 Okt 2017, 17:27 WIB
Kereta rel listrik (KRL) melintas di Stasiun Manggarai, Jakarta, Selasa (28/3). Perubahan rute tersebut direncanakan berlaku mulai 1 April besok. Perubahan ini untuk mengurai kepadatan yang sering terjadi di Stasiun Manggarai. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan, pengoperasian KRL dari Stasiun Cikarang mulai berlangsung pada 8 Oktober 2017. Seluruh prasarana tengah disiapkan untuk pengoperasian KRL tersebut.

Prasarana yang disiapkan mulai dari pemasangan gate di setiap stasiun hingga beberapa papan informasi yang membantu mengarahkan para penumpang nantinya. Nantinya, KRL dari Stasiun Cikarang ini beroperasi hingga ke Stasiun Jakarta Kota.

"Nanti tanggal 7 Oktober akan ada peresmian perpanjangan jalur KRL dari Bekasi ke Cikarang oleh Pak Menteri Perhubungan, kemudian beroperasinya 8 Oktober 2017," kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulmafendi di kantornya, Kamis (5/10/2017).

Sebelumnya, pemerintah menunda pengoperasian KRL rute Cikarang-Jakarta Kota. Rencananya, KRL ini akan beroperasi pada 17 September 2017.

Penundaan mengacu pada hasil uji coba dan tinjauan yang berlangsung pada Kamis, 14 September 2017 di Stasiun Bekasi Timur, Stasiun Tambun, Stasiun Cibitung, dan Cikarang.

Plt Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Umiyatun Hayati Tri Astuti menjelaskan, meski ditunda, pembangunan fasilitas operasi untuk Listrik Aliran Atas (LAA) lintas Bekasi – Cikarang telah selesai dilaksanakan dengan dilakukannya switch over gardu pada 26 Juni 2017.

"Berdasarkan uji coba dan peninjauan seluruh fasilitas stasiun-stasiun yang akan dilintasi oleh KRL lintas Bekasi – Cikarang ini, diperoleh hasil bahwa stasiun Tambun dan Stasiun Cikarang memang belum siap sepenuhnya untuk dioperasikan, dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan pelayanan," kata Umiyatun.

Sampai saat ini, dia menambahkan, beberapa hal yang sedang disiapkan untuk fasilitas penunjang pengoperasian KRL lintas Bekasi – Cikarang antara lain Sound/CCTV, safety line, papan informasi serta pengaturan dan pemisahan alur keluar masuk penumpang di dua stasiun tersebut.

Selain itu, sterilisasi stasiun juga menjadi salah satu pertimbangan diundurnya pengoperasian lintas Bekasi – Cikarang, karena dua stasiun tersebut memang belum sepenuhya dimodernisasi.

"Apabila hal-hal tersebut di atas sudah dapat ditangani, KRL lintas Bekasi – Cikarang dipastikan dapat segera beroperasi pada awal Oktober 2017," tegasnya.

Dengan melihat besarnya harapan masyarakat, Ditjen Perkeretaapian bersama dengan pihak terkait berusaha keras mempersingkat waktu penyelesaian penyempurnaan kelengkapan fasilitas pendukung untuk pengoperasian KRL lintas Bekasi – Cikarang. 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya