Liputan6.com, Jakarta Pekerja di pabrik tambang, logam, peleburan, serta konstruksi rentan terpapar debu silika. Semakin lama terpapar debu silika bisa berakhir dengan silikotuberkulosis.
Penyakit silikosis merupakan penyakit paru yang ditandai dengan sesak napas dan batuk-batuk. Kehadiran silika di paru rupanya memengaruhi sistem imunitas tubuh yang kemudian membuatnya rentan terkena TB atau silikotuberkulosis.
Advertisement
"Orang dengan silikosis belum tentu TB, tapi mudah menjadi TB," kata dokter spesialis paru RSUP Persahabatan Jakarta Erlina Burhan di Jakarta, ditulis Senin (2/10/2017).
Untungnya, bila pasien masih dalam tahap silikosis dokter bisa melakukan pencegahan agar tidak menjadi silikotuberkulosis. Dokter akan memeriksa apakah silikosis tersebut laten atau tidak. Bila laten, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan dan memberi obat untuk mencegah TB.
"Saya obati orang itu dengan profilaksis supaya jangan jadi TB," kata Erlina.
Saksikan juga video menarik berikut: