Ketika Tentara Amerika Duel Permainan Tradisional Lawan TNI AD

Lomba permainan tradisional Indonesia itu digelar di Lapangan Batalyon Infanteri 310/Kidang Kencana Sukabumi.

oleh Azwar AnasLiputan6.com diperbarui 25 Sep 2017, 20:33 WIB
Warga negara asing ikut bermain gobak sodor atau galasin dalam festival permainan tradisional rakyat Maluku didepan Balai Kota Ambon, Maluku, Senin (7/2). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Sukabumi - Tentara Amerika Serikat (US Army) menjajal berbagai permainan tradisional Indonesia. Di sela latihan bersama Garuda Shield di Sukabumi, Jawa Barat, tentara Amerika mengikuti lomba balap bakiak, tarik tambang, dan memasukkan paku ke dalam botol melawan TNI-AD.

"Kegiatan ini diselenggarakan untuk penyegaran dan mempererat hubungan antarprajurit TNI-AD dan US Army," kata Komandan Latihan Letkol (Inf) Khabib Mahfud di Sukabumi, Senin (25/9/2017) dilansir Antara.

Lomba permainan tradisional Indonesia yang digelar di Lapangan Batalyon Infanteri 310/Kidang Kencana Sukabumi tersebut berlangsung meriah, apalagi tentara AS dengan perawakan tinggi besar mampu mencairkan suasana dengan mencoba berbagai permainan tradisional khas Indonesia.

Bahkan, tawa pun pecah saat anggota US Army kesulitan dalam memainkan perlombaan bakiak, memasukkan paku ke dalam botol, dan tarik tambang. Menurut dia, "sport day" merupakan kegiatan olahraga yang dilakukan untuk mengisi waktu luang selama latihan.

Selain itu, olahraga yang dilangsungkan tidak hanya sepak takraw, bola voli, senam dan rugbi. Kegiatan itu juga untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada para prajurit AS.

Para anggota US Army itu juga tampak semangat dan kompak saat melakukan senam aerobik Zumba dan joget Maumere. Setiap grup berisikan anggota TNI AD dan tentara AS, sehingga kebersamaan lebih tampak.

"Kegiatan ini juga untuk menghilangkan kepenatan selama latihan militer bersama, mereka pun terlihat bahagia dan kompak," Khabib menambahkan.

Sementara itu, salah seorang prajurit AS mengatakan permainan itu tampak mudah, tapi jika dilakukan tanpa berkoordinasi yang baik, maka akan kesulitan memainkannya. Namun, ia dan rekan-rekannya di tentara AS merasa bahagia dan mencintai permainan tradisional Indonesia.

"It looks like easy, but it's very hard if there is no coordination each other in a team. Cheerful, I love this game," kata salah satu anggota US Army.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya