ASEAN Para Games: Atlet Tolak Peluru Pecahkan Rekor Asia

Atlet tolak peluru, Suparni, memecahkan rekor Asia untuk menyabet emas ASEAN Para Games 2017

oleh Muhammad Wirawan Kusuma diperbarui 20 Sep 2017, 17:37 WIB
Atlet tolak peluru asal Indonesia, Suparni, memecahkan rekor Asia pada perhelatan ASEAN Para Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (20/9/2017). (dok. APG Indonesia)

Jakarta - Sekali kayuh, atlet tolak peluru, Suparni Yati, mencapai dua prestasi pada ASEAN Para Games 2017. Dia memecahkan rekor Asia untuk merebut medali emas, Rabu (20/9/2017).

Suparni yang turun pada tolak peluru F20 putri di ASEAN Para Games, mencatatkan jarak lemparan sejauh 11,03 meter. Dia mengalahkan Nursuhana binti Ramlan yang menorehkan lemparan sejauh 9,66 meter.

Menariknya, Nursuhana adalah pemegang rekor Asia sebelumnya. Atlet asal Malaysia itu membuat lemparan sejauh 10,71 meter pada ajang Paralimpiade London 2012.

Sementara itu, medali perunggu pada nomor ini juga disabet wakil tuan rumah. Noor Imanina menempati posisi ketiga dengan jarak tolakan 9,6 meter.

Pencapaian Suparni ini terbilang luar biasa. Ini merupakan aksi debut atlet berusia 24 tahun pada ajang ASEAN Para Games. Dia menyebut kunci kemenangannya pada ajang adalah latihan yang giat. "Selain berlatih dengan giat, tentu juga ada campur tangan pelatih dan dukungan orang tua," tutur Suparni.

Sejauh ini, kontingen Indonesia sudah mengoleksi 108 medali emas dengan rincian 51 medali emas, 32 perak, dan 25 perunggu. Tim Merah Putih masih bertengger di puncak klasemen perolehan medali sementara ASEAN Para Games 2017.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya