18-8-1227: Penakluk Asal Mongolia, Genghis Khan Meninggal Dunia

Menjelang dewasa, Genghis Khan tumbuh menjadi pejuang yang sangat ditakuti dan menjelma menjadi sosok karismatik.

oleh Teddy Tri Setio Berty diperbarui 18 Agu 2017, 06:00 WIB
Dengan taktik yang tiada ampun dan pasukan yang setia, Genghis Khan merebak ke seantero Asia, lalu menuju Eropa. (Sumber François Philipp/Flickr)

Liputan6.com, Ulan Bator - Tepat hari ini pada tahun 1227, pemimpin Mongolia, Genghis Khan yang memegang gelar sebagai penakluk dari 1206 hingga 1227, serta dipandang sebagai seorang yang haus darah dan pendendam meninggal dunia.

Penyebab kematian pemimpin yang sangat disegani pada masanya ini disebabkan oleh hal yang alamiah.

Genghis Khan dilaporkan tewas dalam perjalanan karena terjatuh dari kuda. Kabar kematian itu dirahasiakan oleh panglima-panglima setianya sampai musuh berhasil ditaklukkan. Lokasi kuburannya disembunyikan agar tidak dirusak oleh orang 

Dikutip dari laman History.com, Genghis Khan lahir pada tahun 1162. Ayah Temujin -- nama kecilnya-- adalah seorang pemimpin wilayah Mongol kecil dan meninggal saat ia masih kecil.

Menjelang dewasa, Genghis Khan tumbuh menjadi pejuang yang sangat ditakuti dan menjelma menjadi sosok karismatik yang dapat mengumpulkan pengikut dan menjalin aliansi dengan pemimpin Mongolia lainnya.

Selama kekuasaan, ia menguasai hampir seluruh China, bahkan hingga ke Laut Kaspia. Ia dan pasukannya membantai orang-orang dari berbagai kota, baik prajurit, warga biasa, dan juga anak-anak.

Pembantaian dilakukan dengan berbagai cara, termasuk pencurahan cairan perak panas ke mata dan telinga para korban. Kaum wanita diperkosa di depan keluarganya, orang-orang miskin dipenggal, dan yang kaya disiksa agar mengaku di mana harta mereka.

Ia dan pasukannya diduga membunuh 700 ribu orang hanya dalam sekali pembantaian dan kerap menggunakan para musuhnya sebagai perisai manusia. Ada ribuan orang dipaksa jadi budak selama kekuasaannya

Ia diketahui telah membunuh 3/4 dari 10 juta orang yang berdiam di Dataran Tinggi Iran pada saat itu. Selama kekuasaannya, ia dan tentaranya telah membunuh 20 hingga 60 juta orang.

Setelah Genghis Khan meninggal pada 1227, ia mewariskan kepada Ogodei, putranya, suatu wilayah sangat luas yang membentang dari Tiongkok timur laut hingga ke Laut Kaspia, tepat di utara Iran. Secara keseluruhan, luas wilayah pendudukan itu sekitar 28 juta km persegi.

Ogedei Khan yang meneruskan warisan ayahnya, memperluas wilayahnya hingga ke timur dan barat, hingga menduduki apa yang tersisa di barat laut Tiongkok dan merangsek ke Rusia.

Pada tanggal yang sama pada 1983, Badai Alicia menghantam pesisir Texas dan menyebabkan 22 orang meninggal dunia.

Tak hanya itu, pada 2008, Presiden Pakistan Perves Musharraf mengundurkan diri di bawah ancaman impeachment atau pemakzulan.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya